Jakarta – Presiden Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta akan mengadakan rapat Safety Commission pada MotoGP seri ketiga di Circuit of The Americas, Austin, Texas, Jumat (20/4/2018) mendatang guna membahas mengenain sejumlah masalah yang terjadi di GP Argentina pada akhir pekan kemarin. Ia sangat berharap kehadiran semua pebalap baik MotoGP, Moto2, MotoGP3.

Balapan di Argentina memang mengalami banyak kontroversi: dari penundaan start, matinya mesin Honda milik Marc Marquez saat start, sampai berbagai insiden senggolan yang melibatkan beberapa pembalap, termasuk insiden menggemparkan antara Marquez dan Valentino Rossi.

Ezpeleta pun mengaku bahwa dirinya sangat mengharapkan kehadiran seluruh pebalap, termasuk Rossi, yang sempat tak mau hadir di rapat Safety Commission sejak Sepang Clash 2015, dan baru kembali berpartisipasi usai tewasnya Luis Salom di Moto2 Catalunya 2016.

"Saya belum bicara dengan para pebalap, ini bukan waktu yang tepat. Kami akan melakukannya dengan semua pebalap di rapat Safety Commission pada hari Jumat di Austin. Kami akan bicara soal banyak hal. Marc rajin datang, dan Vale nyaris selalu ikut. Saya ingin keduanya berpartisipasi," ujar Ezpeleta di kutip Marca. 

Pria asal Spanyol ini pun mengaku maklum apabila Rossi naik pitam usai bersenggolan dengan Marquez yang mengakibatkan dirinya terjatuh. Namun ia tak mau mengomentari lebih jauh soal ambisi Marquez kembali ke posisi terdepan usai mendapat hukuman ride through penalty.

"Vale sangat marah dan Marc merasa frustrasi. Saya memaklumi keduanya. Hal macam ini bisa terjadi. Mereka punya rivalitas sengit. Marc menunjukkan bahwa ia tampil lebih kuat dibanding yang lain, dan ia melakukan apa yang ingin ia lakukan dan bukan hak saya menghakiminya," tutup Ezpeleta.