Jakarta - Dua petugas pasukan oranye serta satu staf Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat di tangkap karna disangka lakukan pungutan liar dari hasil menarik bayaran gerobak-gerobak sampah. Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat menyatakan oknum PHL (pekerja harian terlepas) ini sudah dipecat.

" Ya tempo hari saya bisa info, bila sesuai sama itu segera saja kita pecat. Saya bisa informasi PHL kita pecat, " kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (6/5/2017).

Dia akan menelusuri apakah sampai kini ada staf PNS yang turut 'main' berkaitan pungli itu. Bila dapat dibuktikan ada, jadi oknum itu juga di pastikan juga akan dipecat.

" Bila hingga ada kita kasih sangsi yang tegas banget, " katanya.

" Kita telah bolak balik mengemukakan kalau sepanjang pemerintah kita benar-benar melawan pungutan liar, maka dari itu semua cashless, " tambah Djarot.

Karenanya dia juga mengimbau orang-orang supaya tak akan membiasakan berikan panduan dimana juga. Rutinitas ini dimaksud Djarot dapat jadi basic dari perbuatan pungli yang dikerjakan pekerja PHL.

" Bila pembayaran itu lewat cashless, janganlah diberi panduan. Jadi sama, kami memiliki mental sesuai sama itu serta orang-orang juga gitu, " lanjutnya.

Tetapi Djarot memberikan tidak semuanya PHL lakukan pungli serta terima panduan. Dia juga mengharapkan pemecatan oknum pasukan oranye ini jadi pelajaran untuk PHL yang lain supaya tidak bermain dengan pungli.

" Saya bisa laporan banyak juga petugas kita di lapangan yang bukanlah disuap namun diberi panduan, namun dikembalikan. Itu saya animo. Namun bila begini juga akan kita tindak tegas, " sebut Djarot.

Terlebih dulu, dua petugas pasukan oranye serta satu staf Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat di tangkap karna disangka lakukan pungutan liar. Ketiganya disangka memperoleh uang dari hasil menarik bayaran gerobak-gerobak sampah yang juga akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

" Yang PHL PPSU berinisial AH serta IM sedang staf berinisial VM. Awalannya AH serta IM ketahuan lakukan pungutan pada gerobak-gerobak sampah yang juga akan dibawa ke TPA, " jelas Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Reda Manthovani, Rabu (5/7).

Tag