Breakingnews.co.id - Ketua Komisi XI DPR RI, Dito Ganinduto telah menerima penjelasan Pemerintah tentang perkembangan indikator-indikator asumsi dasar dan target-target pembangunan di dalam APBN 2020 sampai dengan April 2020 di tengah wabah COVID-19.

Selanjutnya Dito Ganinduto mendukung langkah-langkah serta upaya kebijakan yang dirumuskan bersama oleh Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Teknis Terkait dan Anggota KSSK dalam merespon penanganan covid-19. Terutama fokus kepada sektor kesehatan, social safety net, dan dukungan usaha melalui refocusing dan realokasi APBN 2020 pada belanja kementerian/lembaga, maupun TKDD, serta kebijakan moneter oleh Bank Indonesia.

“Kita mendukung pelaksanaan dan perluasan social safety net terus disalurkan untuk melindungi kebutuhan dasar masyarakat agar tetap bertahan dalam kondisi krisis sampai berakhirnya wabah COVID-19 dan dapat memperkecil dampak dari wabah covid-19 terhadap asumsi makro dan target-target pembangunan yang telah ditetapkan Pemerintah di tahun 2020,” ungkap Dito.

Dalam situasi yang luar biasa ini, Ketua Komisi XI DPR RI tersebut memahami kondisi Pemerintah dan kebutuhan pembiayaan. “Untuk itu, perlu Bank Indonesia membuka peluang membeli SBN yang diterbitkan oleh Pemerintah dengan bunga yang tidak memberatkan Pemerintah,” ungkapnya.

Hal ini untuk mendukung pembiayaan dalam rangka penanganan pandemi covid-19 serta program bantuan jaring pengaman sosial untuk rakyat miskin dan UMKM.

Selanjutnya, ditengah penanganan pandemi covid-19 diharapkan Pemerintah terus berupaya untuk mencermati berbagai perkembangan yang terjadi di global maupun domestik serta mengambil langkah-langkah yang tepat dan terukur untuk melakukan antisipasi dampak covid -19 terhadap aspek sosial, ekonomi, dan keuangan.

“Dengan asumsi makro yang telah dirumuskan secara realistis dan dukungan seluruh pihak untuk bergotong-royong mengatasi pandemi, kita optimistik dapat menghadapi pandemi dan target-target pembangunan yang dibuat dapat dicapai,” pungkas Dito.