BREAKINGNEWS.CO.ID - Kecintaan salah satu keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran William, kepada Tim Nasional Inggris yang sedang berlaga dalam ajang Piala Dunia 2018 di Rusia tak perlu diragukan lagi. Calon Raja Inggris di masa mendatang itu meluangkan waktunya untuk sekedar menyaksikan pertandingan antara The Three Lions (julukan Timnas Inggris) melawan Los Canaleros (julukan Timnas Panama) walaupun hanya melalui layar televisi.

Saat pertandingan berlangsung pada Minggu (24/6/2018), William sedang berada di Amman, Yordania untuk kali pertama dengan tujuan menjalin hubungan dengan Putra Mahkota Yordania. Menariknya, William tampak menyaksikan pertandingan tidak imbang itu ditemani oleh Putra Mahkota Yordania, Pangeran Al Hussein bin Abdullah II. Dari foto yang beredar di media massa, keduanya tampak santai dengan mengenakan pakaian kasual serta duduk berdampingan di sebuah sofa dalam ruangan mewah. Sementara layar televisi di depan mereka berukuran sangat besar.

Tim nasional Inggris menorehkan kemenangan besar dalam pertandingan keduanya di Grup G dengan mengalahkan Panama dengan skor 6-1 di Nizhny Novgorod Stadium, Rusia. Dengan demikian, Inggris berhasil memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Harry Kane membuat hattrick (tiga gol) termasuk dua dari titik penalti, sedangkan John Stones mencipta dua gol melalui sundulan dan satu gol sisa dicetak oleh Jesse Lingard. Panama hanya mendapatkan satu gol dari kaki Felipe Baloy. Gol itu sekaligus menjadi gol pertama yang dicetak Panama dalam pentas Piala Dunia 2018.

Seperti diberitakan sebelumnya, kunjungan Pangeran William ke Yordania ini, sebagai rangkaian kunjungan dirinya ke Timur Tengah, termasuk juga Israel serta Palestina. Perjalanan tersebut membuat dirinya menjadi anggota pertama dari keluarga kerajaan Inggris yang melakukan kunjungan resmi ke Timur Tengah.

Pangeran William juga dijadwalkan akan menuju ke Israel pada Senin (25/6) malam untuk memulai kunjungan sejarahnya ke negara tersebut. Dilaporkan, dia akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan kemudian bertemu dengan Presiden Palestina, Mahmud Abbas pada Rabu (27/6) mendatang.