JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya R. Prabowo Argo Yuwono mengungkap, pihaknya sudah mengamankan tujuh aktor penembakan serta perampokan di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat pada 8 Juni 2017.

"Telah empat kami tangkap serta semmalam kami menaikkan tiga sekali lagi. Keseluruhan tujuh, semmalam, Tiga orang itu, kaptennya kami tangkap. Inisial SFL, dia yang menjadi otaknya, eksekutornya. Lalu ada NFR, itu rekannya yang tugasnya menghalangi bila ada yang mengejar. Lalu kami tangkap seseorang perempuan namanya RCL, " kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (20/6/2017).

Tetapi SFL yang bertindak sebagai kapten pembunuhan serta perampokan itu, kata Argo ditembak mati oleh petugas. Penyebabnya dia melawan saat disuruh memerlihatkan alat bukti senjata api alat penembakan Davidson. "Ke-3 orang ini di tangkap di Banyuwangi, lalu kita tanyakan dimana senjata yang dipakai. Pernyataan dari tersangka kapten SFL ini, dibuang di Jalan Arteri Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Waktu di tanyakan dibuang dimana, lalu kita periksa ke tempat, di jalan kita turun mencari senjata. Yang bersangkutan berupaya mengambil senjata api anggota. Lalu berlangsung tarik-menarik dengan anggota kami. Akhirnya kami beri tindakan tegas di situ, " sambungnya.

Namun demikian, Argo mengakui pihaknya sempat membawa tersangka ke RS DR Soetomo. Tetapi sayang, nyawanya tidak tertolong. Oleh karenanya, aktor nanti juga akan dikerjakan autopsi. Argo memberikan, aktor masih tetap ada di Polda Surabaya. "Ya kelak kita tunggulah, sekarang ini tujuh orang, kelak kami kembangkan kembali. Kelak didalami. Kelak kita kerjakan kontrol. Kelak kami dapat lebih tahu, " tutupnya.