BREAKINGNEWS.CO.ID-Tidak lebih dari dua pekan lagi Jakarta akan menjadi tuan rumah perhelatan akbar Asian Games 2018. Kesiapan demi kesiapan terus dikebut, salah satu yang disiapkan adalah transportasi Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Untuk mendukung ajang itu pihaknya menyiapkan ratusan unit kendaraan.

"Untuk mendukung kegiatan Asian Games, Dinas Perhubungan dalam hal ini mengadakan pengadaan KDO (Belanja Sewa Sarana Mobilitas Darat). Pertama untuk roda dua 250 cc berjumlah 177, 650 cc berjumlah 34, 1600 cc berjumlah dua,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Dari pengadaan barang baru terhitung ada 213 unit, namun jika dijumlahkan dengan kendaraan lama maka keseluruhan dari total kendaraan yang dipakai nantinya ada sebanyak 425 unit. Kendaraan itu sebagian merupakan mobil derek yang akan ditempatkan pada sejumlah titik-titik ruas jalan.

“Kita juga melakukan pengadaan mobil derek sebanyak 45. Jadi mobil derek yang ada sekitar 45 tambah 47,” tutur Andri.

Tidak hanya itu saja, untuk mendukung kegiatan official dan tamu negara, pihaknya juga menyewa kendaraan sebanyak 1038 unit yang terdiri dari jenis Mercy, Kijang Inova, Hiace dan mobil box. Mobil box tersebut nantinya dipakai untuk mengangkut peralatan dan barang-barang para atlet. 

Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan menerjunkan 497.097 petugasnya saat Asian Games. Di mana jajarannya akan bertugas mengatur lalu lintas dan pemandu mobilitas kendaraan atlet, ofisial dan penonton Asian Games dan Asian Para Games 2018.

Tidak hanya bersiaga dalam kendaraan, petugas Dishub juga akan ditempatkan pada titik-titik yang diberlakukan kebijakan ganjil genap pada beberapa ruas jalan dan sistem buka tutup tol dalam kota. Di mana saat ajang Asian Games akan diberlakukan sistem buka tutup untuk memperlancar perjalanan para atlet dari Wisma Atlet Kemayoran menuju venue.

Khusus tol, bukan saja dilakukan buka tutup tapi truk juga sudah dihimbau akan mendapat pembatan operasionalnya yakni untuk jalur Cawang-Tomang-Pluit-Kembangan-Pelabuhan Merak, Cawang-Tanjung Priok, Cawang-TMII dan Cawang-Cikunir. Nantinya, truk hanya bisa melalui jalan tersebut pada pukul 22.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.