JAKARTA - Seorang guru olahraga Sekolah Menengah Pertama Negeri 184 di Pekayon, Jakarta Timur, Aka, berurusan dengan polisi atas dugaan telah melakukan perbuatan cabul kepada muridnya. Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Joko Waluyo menyebut pelecehan seksual yang dilakukan guru olahraga Aka, terbongkar pada 23 Desember 2017, berawal dari laporan tiga orang korban. Mereka adalah siswa kelas VII dan VIII. Kemudian, pada tanggal 27 Desember 2017, Aka diringkus di kediamannya.

"Pelaku kami tangkap di rumahnya dan pelaku sudah mengakui perbuatannya," ujar Kapolsek Joko saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (12/1/2018). Karena pelaku menderita penyakit ginjal yang kumat, akibatnya polisi belum bisa memeriksa yang bersangkutan lebih lanjut. Sampai sekarang yang bersangkutan tengah dirawat dulu di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. 

"Kami belum bisa memberikan apa saja pelecehan seksual yang dialami korban. Soalnya kami belum bisa mendapatkan lebih banyak. Dan untuk info pelaku telah mencabuli 35 anak muridnya itu belum bisa dipastikan. Kami akan mengecek ke sekolah korban," katanya.

Info dugaan perbuatan cabul Aka kepada muridnya tersebar via aplikasi WhatsApp yang menyebut kalau seorang guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 184 Jakarta, Pekayon, Jakarta Timur, diduga melakukan pencabulan kepada 35 murid laki-lakinya. Dalam pesan itu para orang tua diminta waspada kepada predator anak tersebut.