BREAKINGNEWS.CO.ID -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang  menguat pada perdagangan saham awal tahun 2020 saat  dibuka Presiden Joko Widodo, berbalik melemah  saat penutupan sesi pertama.

Saat awal pembukaan Kamis (2/1/2020) pagi, IHSG dibuka menguat 13,59 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.313,13. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,68 poin atau 0,26 persen menjadi 1.017.

Namun saat mengakhiri sesi pertama, indeks berbalik melemah dan ditutup melemah sebesar 24,16 poin pada posisi 6.275,38, atau turun (0,38%) .

Meski terjadi pelemahan, sejumlah analis tetap optimis penguatan kembali akan terjadi sebelum akhir perdagangan hari ini. “ "Transaksi perdana untuk tahun 2020, diperkirakan IHSG bisa melaju ke zona hijau, seiring optimisme pemodal dalam menyongsong tahun baru yang diawali dengan penuh harapan pasar akan membaik dibandingkan tahun sebelumnya," kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis.

Menurutnya pertumbuhan ekonomi belum beranjak dari angka lima persen dan ada kecenderungan terlihat mulai melambat. Bahkan jika ditarik hingga lima tahun terakhir perekonomian Indonesia flat di lima persen, “Namun itu tak terlalu mengkhawatirkan bagi investor”, katanya seperti dikutip dari laman Antaranews.com.

Menurutnya lagi, kekelesuan ekonomi global menjadi alasan pelambatan ekonomi Indonesia. Akibat perang dagang Amerika Serikat dan China, yang menekan ekspor dan menahan arus investasi ke dalam negeri.

Diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 masih tertahan di angka lima persen. Pasalnya, kondisi perekonomian global yang menantang akibat ketegangan perdagangan internasional berimbas pada melambatnya penggerak pertumbuhan domestik Indonesia.

Sementara itu, Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi memprediksi pada Kamis ini IHSG akan bergerak variatif. "Memasuki awal tahun baru seiring dengan dekatnya penandatangan perjanjian antara China dan AS, kami memprediksikan IHSG akan bergerak mixed pada pagi ini," ujar Lanjar.

Bursa saham regional Asia siang ini antara lain indeks Nikkei melemah 181,1 poin atau 0,76 persen ke 23.656,62, indeks Hang Seng menguat 278,87 poin atau 0,99 persen ke 28.468,62 dan indeks Straits Times menguat 11,49 poin atau 0,36 persen ke posisi 3.234,32.