BREAKINGNEWS.CO.ID - Negara dari timur tengah, Yordania pada Sabtu (6/7/2019) secara resmi melarang game online yang sangat populer tapi brutal, PlayerUnknown's Battlegrounds (PUB G). Hal ini dilakukan lantaran adanya "efek negatifnya" pada warga negara kerajaan setelah maraknya game ini.

Dalam permainannya, game ini seringkali disamakan dengan buku blockbuster dan film seri The Hunger Games. Apalagi, PUBG mengadu karakter satu sama lain dalam pertarungan virtual sampai mati. Hal itu yang membuat game ini telah menjadi salah satu game mobile paling populer di dunia.

Sebuah sumber di Jordan's Regulatory Authority memperingatkan permainan itu "memiliki efek negatif pada penggunanya, yang menyebabkannya diblokir secara resmi". Langkah ini mengikuti larangan serupa di Irak, Nepal, negara bagian Gujarat di India dan Provinsi Nangro Aceh Darussalam (NAD) di Indonesia.

Pada bulan Mei, raksasa teknologi Cina Tencent berhenti menawarkan permainan ini, alih-alih mengarahkan pengguna ke program yang baru diluncurkan dan hampir identik yang dibuatnya. PUBG memang sangat populer di Yordania. Hal ini membuat lembaga-lembaga di kerajaan itu telah mengeluarkan peringatan kepada karyawan untuk tidak memainkannya.

Psikolog di negara itu telah berulang kali memperingatkan permainan atau game ini  dinilai mendorong kekerasan. Selain itu juga memberikan kontribusi untuk bullying di kalangan pemuda.