BREAKINGNEWS.CO.ID -Polisi menambah empat unit jumlah kamera pengawas yang ada di lokasi rumah tahanan Polda Metro Jaya. Salah satu kamera yang dipasang diarahkan secara khusus pada satu sel yang dihuni tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax, Ratna Sarumpaet.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan hal itu guna meningkatkan pengawasan agar memudahkan dalam pemantauan pada para tahanan.

"Ya, intinya bahwa yang bersangkutan atau tersangka RS ini di lokasi Rutan di Polda Metro, kami tambah 4 buah CCTV," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (11/10/2018).

Argo berharap dengan ditambahnya jumlah kamera CCTV di tahanan, pihaknya berharap pemantauan tahanan di bisa jadi lebih meningkat. Nantinya polisi bisa lebih memantau pergerakan tahanan juga pengunjung yang keluar masuk Rutan karena jumlah kamera CCTV yang ditambah.

"Nanti kami bisa memantau keluar masuknya orang, siapa yang besuk, siapa yang datang, kita bisa tahu di situ," kata Argo.

Diketahui, Ratna ditangkap polisi, Kamis 4 Oktober 2018 malam di Bandara Soekarno Hatta saat hendak bertolak ke Cile. Ratna ditangkap atas kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax terkait penganiayaan terhadapnya.
Ratna dijerat dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE.  Atas kasus tersebut, Ratna terancam 10 tahun penjara.