LONDON -- Stan makanan Indonesia yang menghidangkan satai ayam serta kambing, rendang serta masakan padang, nasi goreng serta telur balado dan mi bakso serta es cendol diserang orang-orang Inggris yang mengetahui kuliner Indonesia.

Minister Counsellor KBRI London Thomas Siregar, Rabu (5/7), menyebutkan KBRI London bekerja sama juga dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Oxford dan Komune Indonesia di Oxford berperan serta pada aktivitas Cowley Road Carnival diselenggarakan oleh Oxford City Council, pada akhir minggu kemarin.

Karnaval adalah aktivitas komune paling besar di kota Oxford yang diselenggarakan tiap-tiap th.. Tidak kurang dari 45. 000 orang dari beragam kota di Inggris mendatangi acara sebagai arena pagelaran musik, kuliner dan bermacam hidangan seni budaya dari beragam belahan dunia.

Komune Indonesia di Oxford berperan serta pada aktivitas karnival yang berjalan sepanjang 16 th. ini mulai sejak th. 2013. Indonesia menghadirkan sebagian makanan yang disukai orang-orang Inggris salah satunya satai ayam serta kambing, rendang serta masakan padang, nasi goreng serta telur balado dan mi bakso serta es cendol. Stan Indonesia diserang orang-orang Inggris yang mengetahui kuliner Indonesia.

Dalam karnaval itu, Indonesia menghadirkan tari Bali serta permainan angklung, pengunjung mengerumuni boneka raksasa Komodo yang dipajang serta berfoto di samping Komodo.

Indonesia juga mengenalkan langkah membatik diarahkan Ardana, mahasiswi jurusan Manajemen Media dari Kampus Cardiff,. Mahasiswi program master datang dari Pekalongan menuntun warga Inggris yang antri coba menggoreskan canting pada kain-kain. Minister Counsellor KBRI London, Thomas Siregar memimpin Tim Indonesia dalam parade selama jalan Cowley, mengemukakan kebanggaan dengan kekompakan PPI Oxford serta Komune Indonesia di Oxford yang kenakan pakaian daerah serta batik sembari memainkan angklung serta melambai bendera Merah Putih.

Pawai diawali pada jam 12. 30 saat setempat. Sinar matahari tidak dirasa Tim Indonesia selama jalan menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung, Bangun Pemuda Pemudi, Garuda Pancasila serta lagu-lagu perjuangan yang lain.

KBRI London mensupport partisipasi Komune Indonesia di Oxford pada aktivitas Cowlew Road Carnival adalah fasilitas efisien dalam mempromosikan Seni serta Budaya Indonesia yang bermacam. Diinginkan pada th. yang akan datang melibatkan lembaga yang mempunyai kemampuan seni serta budaya dari Indonesia seperti Kementerian Pariwisata, Tubuh Ekonomi Kreatif atau Dinas-dinas Pariwisata serta Kebudayaan Pemerintah Daerah di Indonesia supaya bisa dipertunjukkan hidangan seni-budaya Indonesia dalam taraf yang lebih masif.

Tag