PURWAKARTA - Tak terasa, Ramadan kali ini sudah memasuki jari ke-15. Sebentar lagi, bulan penuh berkah tersebut akan meninggalkan kaum Muslimin. Untuk itu, calon wakil gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Menurutnya, puasa merupakan momentum untuk membangun keadilan sosial.

"Pada bulan ramadhan ini banyak cara untuk menebar kebaikan terhadap sesama. Hal terkecil dan paling mudah yaitu dengan mengajak buka bersama," ujarnya, Kamis (31/5/2018). Untuk itu, ia selalu mengajak warga untuk melakukan buka puasa bersama. Meski begitu, Dedi hanya berbuka puasa dengan masyarakat yang memiliki kemampuan finansial terbatas. Misalkan, ada tetangga yang jarang sekali makan daging, sudah saatnya mereka menikmati protein hewani itu, melalui buka bersama. Atau minimal sekedar berbagi takjil sebagai makanan pembuka puasa.

Selain itu, Dedi juga mengajak kepada masyarakat yang berada untuk menahan nafsu saat berbuka puasa. Pasalnya, masyarakat suka gelap mata. Seluruh hidangan ingin dinikmati, padahal kapasitas perutnya terbatas. Menurutnya, dari pada hal tersebut mubazir, ada baiknya diberikan makanan tersebut kepada tetangga yang kurang mampu. Untuk, makanan tersebut akan lebih bermanfaat ketika dinikmati bersama-sama dengan yang membutuhkan. "Tetangga kita kenyang, makanan yang kita bagi bermanfaat, serta Insya Allah, kita juga akan mendapatkan pahala," ujar Dedi yang berpasangan dengan Deddy Mizwar di Pilgub Jabar nomor urut 4 itu.

Tak hanya itu, Dedi juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan bulan puasa kali ini dengan berlomba-lomba dalam keajikan. Tujuannya yakni agar sila kelima dalam Pancasila yang berbunyi 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia' dapat terimplementasikan. berbagi kebaikan ini bisa juga melalui pembayaran zakar fitrah. Biasanya, zakat fitrah akan dibayar di penghujung ramadan nanti. Bupati Purwakarta dua periode itu, berharap pengumpulan zakat fitrah bisa meminimalisasi kemiskinan di Indonesia. "Mudah-mudahan, dengan pengumpulan zakat fitrah ini, beban warga tidak mampu bisa berkurang," tutur pria yang khas dengan iket Sunda itu.