BREAKINGNEWS.CO.ID - Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengucapkan selamat jalan kepada TGH Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) yang kini berlabuh ke Partai Golkar.

"Selamat jalan kepada TGB, semoga sukses di tempat lain," kata Hinca kepada wartawan menanggapi soal TGB yang memilih bergabung dengan Golkar, Jum'at (21/12/2018).

Berkaitan dengan hal itu, apakah perolehan suara Prabowo-Sandi akan tergerus di Nusa Tenggara Barat? Hinca pun membantah. Menurutnya, NTB masih berpihak kepada pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 itu.

"Pilpres tak bisa tarik gerbong di NTB, 02 masih menonjol unggul di sana. Selamat jalan lah Pak TGB," ujar Hinca. "Bagi kami, pergi satu datang seribu," imbuh Hinca.

NTB merupakan basis suara Prabowo di Pilpres 2014 lalu. TGB yang saat itu menjabat sebagai Gubernur, diyakini memiliki pengaruh di wilayah tersebut. Namun, belakangan TGB pun mendukung petahana Jokowi. Sikap tersebut berimbas dipecatnya TGB dari kader partai berlambang bintang mercy itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartato mengungkapkan, keluarga besar Partai Golkar berbahagia dengan bergabungnya TGB ke partai berlambang beringin itu.

"Selamat bergabung Tuan Guru Bajang Zainul Majdi. Dalam rapat pleno kemarin malam, juga sudah disepakati secara aklamasi, Tuan Guru Barang sebagai Korbid bidang Keumatan," kata Airlangga," Kamis (20/12/2018).

Selain itu, kata Airlangga, TGB juga akan mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu di Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden. Airlangga mengatakan, acara silaturahmi ini diharapkan semakin merapatkan barisan Golkar, dan menambah kekuatan partai dalam misi mengembalikan nama partai yang identik dengan warna kuning itu pada pemilu 2019.

"Partai golkar adalah partai seperti lambangnya beringin dengan akar yang menancap ke bawah, tidak akan tumbang dihantam angin badai. Golkar bukanlah partai kemarin sore. Semoga dengan pertemuan kader se-Indonesia ini menjukkan kesolidan kita sebagai partai. Dan semoga pada tahun 2019, partai golkar tetap menjadi salah satu kekuatan politik dan partai papan atas yang dihormati," harap Airlangga.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga merupakan tokoh senior Partai Golkar yang hadir dalam acara mengatakan dalam sambutanya, berharap tidak ada lagi kader partai yang terjerat kasus korupsi.

"Semoga partai Golkar bisa menjadi contoh yang patut ditiru oleh partai-partai lainnya. Waktu tinggal sedikit mendekati pemilu. Pada sisa waktu ini, marilah kita bekerja keras untuk meyakinkan rakyat bahwa Golkar merupakan partai yang besar," ucap JK.