BREAKINGNEWS.CO.ID - Keluarga mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) akhirnya resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan capres cawapres nomor urut satu, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Lantas apa tanggapan Partai Demokrat mengenai arah dukungan itu?

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan jika dirinya merasa jika keluarga Gus Dur tidak melakukan survei yang benar sebelum menyatakan dukungan itu. "Mereka survei mungkin dikandang PDIP, tapi menyebut Demokrat, saya jawab dan pastikan survei indikator itu tidak akurat. Demokrat sejak awal didominasi oleh suara kader yang ingin partai ini berkoalisi dengan Prabowo bukan dengan Jokowi. Jadi survei mereka dimana? Nggak jelas," katanya kepada breakingnews.co.id, saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Rabu (26/9/2018).

Dirinya pun membandingkan hal itu dengan posisi Demokrat saat ini. Menurutnya, partai berlambang bintang mercy itu dalam posisi yang solid dan utuh dalam mendukung pasangan nomor urut dua yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. "Kalaupun ada 1 atau 2 orang kader yang ke Jokowi, itu kecil sekali dari puluhan juta kader. Survei itu saya ragukan kebenarannya. Kami yang tau kondisi internal partai kami," tegasnya.

Untuk itu, dirinya juga mengatakan jika terkait dengan dukungan gusdurian tersebut kepada Jokowi, ia menilai jika masyarakat saat ini sudah cerdas dalam memilih. Dirinya pun membandingkan jika saat itu orang yang berasal dari golongan Nahdatul Ulama (NU) yang maju sebagai cawapres, namun pada akhirnya memilih Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Saya rasa masyarakat pemilih sudah cerdas, dulu juga ada orang dari NU maju sebagai cawapres di Pilpres 2004, tapi akhirnya memilih SBY," tutur Ferdinand.

Namun, pada Pilpres yang akan berlangsung pada April 2019 mendatang, dirinya yakin jika pemilih yang berasal dari kalangan NU lebih mantap untuk memilih pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra. PKS, PAN, dan Demokrat itu. "Ya pasti orang NU lebih mantap pilih Prabowo," ucapnya.

Seperti diberitakan seblumnya, Keluarga Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur, mendeklarasikan diri mendukung capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf disampaikan langsung oleh putri almarhum Gus Dur, Yenny Wahid, dalam konferensi pers Konsorsium Kader Gus Dur di Rumah Pergerakan Politik Gus Dur, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Rabu (26/9).

Hadir dalam pernyataan sikap ini, 9 organisasi perwakilan kader dan murid Gus Dur, diantaranya Barisan Kader Gus Dur, Gerakan Kebangkitan Nusantara, Forum Kyai Kampung Nusantara, dan Garis Politik Al Mawardi. Kemudian Komunitas Santri Pojokan (KSP), Jaringan Perempuan NKRI (JPN), Millenial Political Movement, Forum Profesional Peduli Bangsa, dan Satuan Mahasiswa Nusantara.