BREAKINGNEWS.CO.ID - Terkait dengan keputusannya untuk menjadi juru bicara (jubir) di tim kampanye nasional (TKN) pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, politisi Partai Demokrat Deddy Mizwar berharap agar partainya menghargai keputusannya itu. Menurutnya, sikap politik memang harus selayaknya untuk dihargai. "Artinya ini adalah sikap politik yang harus dihargai," kata Deddy, Sabtu (1/9/2018).

Kendati demikian, dirinya mengaku sadar akan keputusan yang diambilnya itu. Namun, dirinya mengatakan tetap mengedepankan etika dalam mengambil keputusan politik ini. Untuk itu, Deddy mengaku tetap berkomunikasi secara baik dengan seluruh jajaran dan elite Partai Demokrat.

Komunikasi yang dilakukannya itu yakni dalam bentuk penjelasan soal sikap politiknya ke jajaran DPD Demokrat Jawa Barat. Ia juga akan segera memberikan penjelasan ke DPP Partai Demokrat. "Insyallah Tanggal 9 (ulang tahun Partai Demokrat) saya diundang di DPP saya akan hadir. Saya akan datang dan menjelaskan sikap politik saya," imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, Hasto Kristiyanto mengatakan jika pihaknya telah menambah kekuatan di sektor komunikasi tim kampanye. Adapun, yang akan mengisi tambahan kekuatan itu yakni mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang akan menjadi salah satu juru bicara tim. "Sebagai bagian dari penggalangan dan upaya meningkatkan efektivitas tim kampanye, maka kami telah memutuskan dan sesuai hasil koordinasi dengan Bapak Jokowi bahwa Bapak Deddy Mizwar itu sebagai salah satu juru bicara di dalam tim kampanye nasional pasangan Pak Jokowi dan KH Ma'ruf," kata Hasto, Selasa (28/8/2018).

Dirinya pun meyakini jika pengalaman Deddy akan berguna bagi Jokowi-Ma'ruf di pesta demokrasi lima tahunan itu. Selain itu, Hasto juga akan memberikan nilai tambah pada sektor kebudayaan. "Sehingga dengan pengalaman yang sangat luas dari Deddy Mizwar dan komunikasi politik yang sangat baik dan landasan kebudayaan yang jadi concern dari Pak Jokowi-Kiai Haji Ma'ruf nanti bisa disampaikan dengan baik oleh Bapak Dedi Mizwar," ujarnya.

Demiz, begitu sapaan akrab Deddy Mizwar sendiri sejatinya merupakan kader Partai Demokrat (PD). PD sendiri di Pilpres 2019 mendukung pasagan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Terkait dengan pengumuman yang disampaikan oleh Hasto, sejauh ini belum ada tanggapan baik dari pihak Deddy maupun Demokrat sendiri.