BREAKINGNEWS.CO.ID - Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesi adan Asia Tenggara. Dalam memajukan sektor pariwisata Danau Toba, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) mengajak sektor swasta mengembangkan potensi-potensi wilayah wisata sehingga Indonesia memiliki destinasi wisata berkelas dunia.

Terkait ini, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menggelar acara Pre-Market Sounding Pengembangan Kawasan Pariwisata di Danau Toba, akhir pekan lalu.

Acara yang diikuti pelaku bisnis industri pari wisata itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan Presiden Joko Widodo. Saat itu, Presiden mencanangkan Danau Toba sebagai salah satu dari empat destinasi pariwisata superprioritas yang menjadi fokus pengembangan pemerintah.

Direktur Utama BPODT Arie Prasetyo mengatakan, kegiatan Pre-Market Sounding ini di selenggarakan untuk memberikan penjelasan perkembangan pariwisata Danau Toba sebagai destinasi prioritas. Sejak 26 Juli 2018 Danau Toba telah dicanangkan sebagai salah satu dari empat destinasi pariwisata super prioritas yang menjadi fokus pengembangan pemerintah.

“Acara ini diselenggarakan dalam rangka memberikan penjelasan perkembangan pariwisata Danau Toba sebagai destinasi prioritas. Diharapkan, dalam rentang waktu 2 tahun sejak berdirinya, BPODT dapat menarik investor-investor baru dalam bidang perhotelan, daya tarik wisata serta lainnya,” ungkap Arie Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/9/2018).

“Kami berharap dalam rentang waktu dua tahun sejak berdirinya BPODT bisa menarik investor baru dalam bidang perhotelan dan meningkatkan daya tarik wisata dan lainnya,” tampah Arie Prasetyo. Dia menambahkan, hingga saat ini berbagai pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan kawasan wisata yang nyaman dan memadai bagi wisatawan terus berjalan.

Salah satunya Bandara Silangit yang telah menjadi bandara internasional dan memiliki penerbangan in ternasional terjadwal. Pembangunan lainnya adalah jalan tol terbentang  dari Medan hingga Parapat yang diperkirakan selesai pada 2020.

Selain itu, juga dikembangkan jalan nasional berupa jalur Lingkar Samosir, Jalan Lingkar Danau Toba, dan lainnya. Infrastruktur lainnya yang sedang digarap revitalisasi sejumlah pelabuhan dan pembuatan serta penambahan kapal roro berkapasitas 300 GT. Danau Toba merupakan satu dari 10 kawasan wisata “Bali Baru” yang di kembangkan pemerintah.