BREAKINGNEWS.CO.ID - Jelang perhelatan even olahraga terbesar di Asia, Indonesia sebagai tuan rumah terus melakukan pembenahan. Tidak hanya dari segi infrastruktur saja, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerjasama dengan beberapa pihak salah satunya dengan pihak swasta, yaitu Sanopi. Hal yang dilakukan berupa vaksinasi bagi atlet Indonesia.

Vaksinisasi yang dilakukan untuk menjaga kebugaran para atlet dari banyak virus yang menyebabkan gangguan kesehatan juga stamina menurun sebelum penyelenggaraan Asian Games yang terhitung tinggal 1 bulan lagi untuk siap digelar.

Melalui acara Vaksinasi Influenza Bagi Atlet Indonesia Menuju Prestasi Puncak Asian Games dan Asian Paragames 2018 yang diselenggarakan di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, sejumlah atlet dari beberapa cabang olahraga, seperti sepeda, angkat besi, atletik hingga sepak bola wanita melakukan vaksinasi.

Vaksinasi yang dianjurkan untuk para atlet sebenarnya ada beberapa jenis, diantaranya cholera, tetanus, hepatitis dan influenza. Namun acara yang dilakukan hari ini, Senin (16/7/2018), vaksin yang diberikan untuk para atlet adalah influenza.

Pemilihan vaksinasi influenza ini bukan tanpa sebab, karena penyebaran untuk virus ini terbilang sangat cepat. Terlebih kondisi tubuh seorang atlet yang digunakan untuk berlatih terus menerus, yang bisa saja sewaktu-waktu tubuh atlet tersebut dalam kondisi imun tubuh menurun dan mudah untuk virus menyerang.

Dari 1.303 jumlah atlet beserta official yang bertanding di Asian Games 2018 mendatang namun hanya sebagian kecil saja yang hari ini diberikan vaksin influenza. Namun, Prof. Dr. Mulyana, M.Pd (Deputi IV / Bidang Peningkatan Prestasi, Kemenpora RI) menegaskan nantinya semua atlet serta official akan mendapatkan vaksin tersebut.

Sedangkan tiga pembicaraan lainnya, yaitu dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM (Satgas Imunisasi Dewasa), Drs. Edi Nurinda Susila, M.Si (Kepala PPITKON, Kemenpora RI) dan dr. Hariyono, SpPD (Staf Ahli PPITKON) menjelaskan bahwa vaksin yang diberikan kepada para atlet ini akan bekerja secara maksimal untuk membentuk imun adalah dua minggu terhitung sejak atlet tersebut mendapatkan vaksin. Serta selama 1 tahun vaksin ini bekerja yang membuat para atlet terhindar dari beberapa penyakit akibat virus influenza.

Pihak Sanofi Pasteur Indonesia yang diwakili Joselito STA. ANA, MD (General Manager Sanofi Pasteur Indonesia) mengaku senang bisa bekerja sama kembali dengan Indonesia. Terlebih untuk saat ini dalam event besar seperti Asian Games.

Disela menjelaskan tentang vaksinasi influenza untuk para atlet, Prof. Dr. Mulyana, M.Pd (Deputi IV / Bidang Peningkatan Prestasi, Kemenpora RI) sempat mengungkapkan tentang Sea Games yang akan diselenggarakan tahun 2019 mendatang. Dia mengungkapkan bagi atlet yang terpilih kembali untuk membela Indonesia di Sea Games 2019 akan tetap berada di Jakarta untuk kembali berlatih di pelatnas hingga acara dihelat.