PURWAKARTA - Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan jika saat musim pilkada sekarang ini banyak orang yang menjadi Sunda dadakan. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh orang Sunda untuk tidak malu-malu menjadi orang Sunda. "Jangan malu jadi orang Sunda, atau malah jangan menjadi Sunda dadakan, dikala saat pemilu banyak yang jadi orang Sunda," katanya, Senin (9/4/2018).

Pria yang juga dikenal sebagai budayawan Sunda tersebut mengatakan jika identitas sebenarnya seseorang itu akan terlihat dari perilaku yang ditunjukkannya. Untuk itu, dirinya meyakini budaya Sunda yang telah melekat pada dirinya itu dapat mengubah bangsa ke arah yang lebih baik. Bahkan, jika hal tersebut diterapkan dalam filosofi budaya Sunda, menurutnya warga Jabar akan menjadi warga unggulan. "Saya selalu yakin, bahwa dengan bersunda dan berbudaya itu, kita akan menjadi bangsa yang besar," kata calon wakil gubernur Jabar nomor urut empat ini.

Selain budaya Sunda, budaya asli dari Indonesia lainnya menurutnya juga merupakan warisan budaya yang patut dilestarikan. Meskipun budaya asing yang saat ini telah masuk, sebagai masyarakat Indonesia budaya sendiri jangan sampai dilupakan. Alasannya, jika kebudayaan yang telah lahir dari bangsa sendiri tidak terpelihara, maka budaya luar akan terus menggerus pemikiran masyarakat.

"Kalau budaya ini dikelola dengan baik, bisa menjadi lebih baik. Budaya impor akan terus berdatangan, manakala mindset hidup bernegaranya tidak menyadari pentingnya kebudayaan," kata pria yang berpasangan dengan Calon Gubernur Jabar, Deddy Mizwar.