REAKINGNEWS.CO.ID - Pemain Timnas Indonesia U-19, Egy Maulana Vikri butuh waktu dua bulan untuk mencatatkan debutnya bersama tim utama Lechia Gdansk. Pada Senin (10/9/2018), pemain asal Sumatera Utara itu bermain sebagai starter dalam laga uji coba menghadapi kesebelasan asal Ukraina Karpaty Lviv di Stadion Energa Gdansk.

Penampilan Egy bersama Lechia memang dinanti-nanti masyarakat Indonesia. Sebab, Egy digadang-gadang sebagai salah satu pemain muda Tanah Air yang memiliki aura pemain top. Di sisi lain, Lechia Gdansk nampaknya tahu jika masyarakat Indonesia sangat menantikan Egy untuk bermain di tim utama. Wajar saja, sejak kontarknya resmi pada Juli 2018, Egy sebelumnya, bermain untuk tim reserve.

Memanfaatkan antusiasme masyarakat Indonesia, Lechia kerap mengunggah berita terkait lulusan Sekolah Khusus Olahragawan (SKO), Ragunan, Jakarta, itu lewat akun resmi instagram mereka. Bahkan, pada laga uji coba Karpaty Lviv, Lechia pun menayangkan pertandingan secara streaming di akun youtube tim. Alhasil, para netizen pun menyerbu canel bernama Lechia TV itu.

Hebatnya lagi, jumlah penonton yang menyakiskan tayangan streaming debut Egy itu mencapai 40 ribu penonton. Tak sampai disitu, para netizen Indonesia tersebut tak lupa meramaikan kolom pesan Lechia TV. berbagai komentar dilayangkan netizen Indonesia. Mulai menyemangati Egy, mendoakan Egy, sampai meminta para pemain Lechia untuk mengoper bola kepada Egy.

antusiase netizen Indonesia menyaksikan debut Egy di Lechia Gdansk
(Foto: Dok. screenshoot youtube)

Akan tetapi, Egy tak bermain penuh pada laga tersebut, dia ditarik pada menit 60. Menariknya adalah, selepas keluarnya Egy, para netizen pun secara bersamaan menghentikan tayangan streaming Lechia TV sambil meninggalkan pesan dengan nada kecewa.

Di sisi lain, pada laga antara Lechia Gdansk vs Ukraina Karpaty Lviv, tim tuan rumah harus mengakui keunggulan tim tamu. Karpaty Lviv unttul 1-0 berkat Cristian Ponde lewat titik putih pada menit 23. Penampilan pertama Egy di tim utama Lechia masih kurang berkembang dan masih membutuhkan adaptasi untuk tampil lebih baik di klub pemuncak klasemen Liga Polandia tersebut. Egy juga terlihat kesulitan menembus pertahanan Karpaty yang memiliki fisik jauh lebih besar ketimbang dirinya.