JAKARTA – Pihak kepolisian Inggris tengah memburu dua orang pria yang diduga menjadi dalang kekacauan yang mengakibatkan kepanikan di kawasan Oxford Station, Inggris. Insiden yang semula diduga sebagai tindakan penembakan itu, dipastikan oleh polisi Inggris tidak benar.

Kepolisian Transportasi Inggris (BTP) sudah merilis wajah kedua pelaku yang terlibat pertikaian pada Sabtu (25/11/2017). Foto pelaku, yang saat ini telah menyebar di media sosial itu, didapatkan oleh polisi setempat lewat rekaman CCTV yang menangkap detail kejadian.

Lewat pencarian tersebut, polisi juga mengimbau agar warga mampu membantu petugas keamanan, dengan memberi informasi seandainya melihat kedua pria itu. Walau demikian, sampai saat ini polisi belum juga bisa merilis identitas pelaku.

"Kami telah merilis gambar CCTV dari dua orang pria yang diduga kuat sebagai pemicu kepanikan yang terjadi di Oxford Station," tulis Kepolisian Transportasi Inggris dalam akun Twitter @BTP.

"Bagi siapa saja yang memiliki informasi kedua pria tersebut, dapat melapor lewat layanan kami di 61016," tambahnya.

Menurut Sophie Smith, seorang saksi mata menyampaikan, karena perkelahian itu banyak warga Inggris yang dibuat panik.

"Sekelompok remaja baik laki-laki maupun perempuan terlihat menjerit ketakutan sambil berlarian," ujar Smith.

"Rasa takut pun juga menghantui diri saya. Bersama ratusan orang lainnya saya ikut berlarian. Ada banyak sepatu dan tas belanja yang jatuh. Itu sangat mengerikan," jelasnya.

Peristiwa berawal saat polisi menerima laporan adanya penembakan yang berlangsung pada Jumat (24/11) pukul 16.30 waktu Inggris.

Lautan manusia keluar dari department store Selfridges dalam kepanikan. Seluruh pelayanan kereta bawah tanah di lokasi itu langsung dihentikan sambil menutup akses lalu lintas.