BREAKINGNEWS.CO.ID - Rencana pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra disikapi dengan narasi berbeda dari masing-masing pihak. Dari kubu Prabowo atau Palon 02, bahkan ada yang mengaitkan hal ini dengan kondisi Habib Rizieq Shihab, yang setahun ini berada di Arab Saudi.

Salah satunya adalah Juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia  mengungkapkan pendapatnya ihwal rencana rekonsiliasi politik pascapemilihan presiden 2019. Dahnil menytatakan pendapatnya jika kepulangan pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab ke tanah air semestinya menjadi bagian dari rekonsiliasi politik tersebut.

"Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada Habib Rizieq kembali ke Indonesia," kata Dahnil melalui akun Twitternya, @Dahnilanzar pada Kamis, 4 Juli 2019. Dahnil juga mempersilakan cuitannya dikutip.

 

Selain itu Dahnil, juga menyebut jika rencana rekonsiliasi politik harus disertai dengan berhentinya kriminalisasi terhadap para pendukung Prabowo - Sandiaga Uno di pemilihan presiden 2019. Dia berpendapat narasi yang menstigma kelompok pendukung Prabowo sebagai radikal juga harus diakhiri.

"Stop upaya kriminalisasi, semuanya saling memaafkan. Kita bangun toleransi yang otentik, setop narasi-narasi stigmatisasi radikalis, dan lain-lain," kata mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah ini. Dahnil mengatakan akan menyampaikan usulan kepada Prabowo agar persoalan kepulangan Rizieq ini juga dibahas jika bertemu Jokowi nanti.

Rencana rekonsiliasi ini memang ramai diserukan mengingat polarisasi yang terjadi di antara pendukung selama pemilihan presiden 2019. Sejumlah kalangan berpendapat Jokowi dan Prabowo harus segera bertemu dan melakukan rekonsiliasi demi meredakan tensi politik di masyarakat.

Rizieq Shihab saat ini bermukim di Mekkah, Arab Saudi. Dia berangkat ke Mekkah sejak terjerat kasus chat mesum. Kasus ini sendiri sebenarnya sudah dihentikan pada Juni 2018, tetapi Rizieq belum juga kembali ke tanah air dengan berbagai alasan. Dalam sejumlah kesempatan, Prabowo Subianto berjanji akan menjemput Rizieq pulang seumpama dirinya menang dalam pemilihan presiden 2019.

Sebelumnya, anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade juga mengungkapkan hal senada. Andre mengatakan pertemuan Prabowo dan Jokowi bukan dalam rangka bagi-bagi kursi, melainkan meredakan tensi politik dan membantu para pendukung Prabowo yang berkasus.

"Jangan menstigma silaturahim Pak Prabowo itu bagi-bagi kursi. Coba pikirkan juga bagaimana para pendukung yang masih punya banyak masalah. Ada yang ditahan, ada yang masih terima surat panggilan polisi, lalu ulama yang ada masalah gara-gara pilihan pemilu," kata Andre.