BREAKINGNEWS.CO.ID – Ciutan presiden Donald Trump tentang lanjutan perundingan perdagangan antara pemerintah AS dan China yang menyebut akan ada kesepakatan besar, berdampak langsung kepada Indekes Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pada  pembukaan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (13/12/2019) pagi,  HSG Jumat pagi dibuka melambung 41,66 poin  atau 0,68 persen ke posisi 6.181,06.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 10,89 poin atau 1,11 persen menjadi 993,12. Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menurun sebesar 40,70 poin atau 0,65% menuju level 6.139,39.

Kenaikan tersebut berbeda dengan prediksi para analis yang sebelumnya memperkirakan Indeks akan mengalami pelemahan pada hari terakhir perdagangan pekan ini.

Prediksi akan melemah itu disebabkan oleh asumsi belum jelasnya hasil akhir perjanjian sengketa dagang antara kedua negara utama dunia tersebut.   “Pelaku pasar nampak sedang menanti keputusan dagang AS – China tanggal 15 Desember yang akan datang. Penurunan masih bersifat wajar dan merupakan bentuk kewaspadaan saja,” kata  analis Panin Sekuritas William Hartanto.