BREAKINGNEWS.CO.ID – SK Hynix siap menciptakan sejarah baru dalam urusan memori, hal ini usai perusahaan tersebut baru saja mengumumkan JEDEC-compliant DDR5 DRAM. Ini berarti, kita akan melihat generasi terbaru dari jenis memori setelah DDR4.

Meskipun masih lama untuk disajikan, SK Hynik mampu memberikan dobrakan besar dengan mengalahkan saingan utama antara Samsung dan Micron. Dengan kehadiran memori DDR5,  ini bisa memberikan banyak hal yang sangat menjanjikan bagi pengguna, bahkan berpotensi kinerja memori jauh lebih tinggi untuk semua segmen pasar, khususnya pada tahun 2020 mendatang. Hal tersebut tentu merupakan momen yang tepat bagi dua produsen besar untuk CPU, AMD dan Intel untuk merilis CPU dengan arsitektur baru.

SK Hynix itu sendiri merupakan pabrikan memori terbesar ke-2 di dunia menurut firma riset Trendforce setelah Samsung. Dan ketika mereka siap melepas modul memori DDR5, ini akan membawa revolusi baru dalam urusan RAM, termasuk nilai unggulan terdepan bagi perusahaan tersebut.

DDR5 itu sendiri merupakan memori DDR generasi berikutnya dan diharapkan dapat menghasilkan bandwidth dan tingkat kecepatan jauh lebih baik, disisi lain nilai konsumsi daya juga diharapkan lebih rendah (atau kombinasi) dari pendahulunya, DDR4.

SK Hynix mampu mewujudkan hal tersebut melalui teknologi proses 1ynm yang baru-baru ini dikembangkan, sehingga memungkinkan perusahaan untuk mengalahkan Samsung yang terkenal dengan rilisnya DDR5 DIMM pertama yang sesuai dengan JEDEC. ‘Y’ dalam 1ynm adalah bentuk iterasi kedua (yaitu setelah 1xnm) di bawah 20nm, dan secara umum diterima sebagai 14nm / 16nm.

Jadi, apa yang bisa SK Hynix tunjukkan? DIMMS (DIMM yang Terdaftar dan Tidak Disuplai) menggunakan modul 8x16Gb (gigabit) DDR5 dengan peringkat di PC5-5200 (yaitu 5200Mbps). Ini bisa memberikan lompatan kecepatan yang sangat besar (60%) di atas peringkat kecepatan “standar” JEDEC DDR4 pada 3200Mbps. Tegangan operasi pada modul-modul ini bahkan bisa disajikan pada 1.1V, sehingga bisa memberikan penghematan daya setinggi 30%, jika dibandingkan dengan DDR4, ungkap SK Hynix.

Dalam pengumumannya, SK Hynix juga menyatakan bahwa proses validasi JEDEC melibatkan pengujian DRAM dengan produsen chipset utama, dengan pengujian juga dilakukan pada Server dan Desktop. Meski tidak diumumkan kapan waktu rilis yang tepat, namun menurut beberapa kalangan, tahun 2020 akan menjadi tahun kepastian jenis memori DDR5 siap berdiri.