JAKARTA - CEO Porsche di Amerika Utara Klaus Zellmer membuka pemikirannya tentang Tesla, penampilkan Model 3 sebagai peserta pameran di LA Auto Show. Pembuat mobil lawas Jerman juga menyoroti empat update kendaraan baru tahun ini di pasar terbesar dunia.  Di sisi lain daya tarik Tesla juga memikat konsumen mobil Porsche. Klaus Zellmer mengakui konsumennya kini tertarik dengan Tesla. 

“Kami sangat menghargai Tesla, dan tentu diantaranya ada beberapa pelanggan Porsche,” katanya. Ia mengatakan hal ini terjadi karena Tesla menawarkan fitur eksklusif yang tidak ada pada mobil Porsche. “Bahwa dalam hal konektivitas, perangkat digital dalam mobil, kendaraan dengan baterai listrik, (mereka) tidak menemukan mobil yang mereka inginkan pada Porsche, sehingga mereka membeli yang lain,”  dalam sebuah wawancara dengan reporter CNBC Phil LeBeau.

Namun Porsche tidak tinggal diam, pihaknya sedang merancang mobil listrik entry-level bernama Mission E yang akan mendukung jarak tempuh 500 km dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,5 detik. Jika pengembangan berlangsung lancar, kendaraan ini mulai bisa dipesan pada 2019 dengan harga awal $85.000 USD (sekitar Rp 1,2 miliar).

Dari gambaran performa, Mission E tampaknya baru mampu menyaingi Model S. Sementara supercar Tesla Roadster Gen 2 mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 1,9 detik dan perjalanan 1.000 km hanya sekali pengisian. Namun tentu saja ada banyak parameter lain untuk membandingkan sebuah kendaraan.