BREAKINGNEWS.CO.ID - Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary menyebut polisi sudah lima membongkar kasus prostitusi di Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan. Tiga kasus ditangani Polda Metro Jaya, dua kasus lainnya ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.

"Bahkan kalau gak salah Polres Jakarta Selatan sudah dua kali. Ini lebih memprihatinkan karena melibatkan PSK anak-anak dan juga pelanggan anak-anak," ujarnya di Polda Metro Jaya, Rabu (8/8/2018).

Pihaknya berharap ada kerjasama antara Polri dengan manajemen apartemen bersama aparatur pemerintah untuk meningkatkan pengawasan . Ade pun meminta orang tua meningkatkan pengawasan pada anak-anak mereka.

"Orang tua juga harus mengawasi. Kok tiba-tiba anak-anak bisa punya uang sendiri, padahal gak jelas kerjanya apa," katanya dengan mimik serius.

Berikut daftar Pembongkaran laku prostitusi yang berhasil dilakukan Polisi

Berikut Daftar Pembongkaran aksi Prostisusi di Apartemen Kalibata City

24 April 2015:

Polda Metro Jaya menggerebek unit kamar di Tower H di Lantai 8 dan di Tower J Lantai 5. Polisi menemukan bukti bahwa di dua kamar itu menjadi tempat prostitusi online.

Praktek prostitusi di apartemen itu dipromosikan melalui sebuah situs. Para PSK di bawah umur dijanjikan gaji yang fantastis hingga belasan juta per bulan oleh muncikari.

Mei 2016

Praktek prostitusi di Apartemen Kalibata City dibongkar oleh Polres Metro Jakarta Selatan.Polisi menangkap seorang germo berinisial N alias S dalam kasus ini.

Januari 2018

Polres Metro Jakarta Selatan juga pernah mengungkap praktek prostitusi yang dipromosikan melalui aplikasi WeChat. Tersangka berinisial N membuat akun 'Daun Muda' untuk menawarkan 'angelnya' kepada para pria hidung belang. Para PSK ini ditarif Rp 250-500 ribu untuk melayani hasrat seksual pria hidung belang.

Maret 2018

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap seorang mami berinisial SL alias M (50) yang membuka praktik prostitusi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Mami SL menyiapkan kamar sekaligus para 'angel' untuk melayani pria hidung belang.

Mei 2018

Seakan tidak pernah berhenti, praktek prostitusi di Apartemen Kalibata City juga diungkap dua bulan berikutnya, tepatnya Mei 2018 lalu. Di sebuah tower apartemen tersebut, polisi menangkan laki-laki berinisial H (31) dan wanita berinisial M (35) yang berperan sebagai 'papi dan mami'.

Mei 2018

Masih di bulan Mei 2018, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim menangkap NYM (32) penyedia jasa pornografi BDSM. NYM menawarkan jasa pornografi itu melalui akun Twitternya @missclaramaniez.