BREAKINGNEWS.CO.ID - Pedagang Kebab di jalan Suhud Hidayat, Kelurahan Adiarsa Timur, Kecamatan Karawang Timur, Arif (30) tiba-tiba diamankan Tim Densus Antiteror 88, Kamis (4/4/2019) dini hari.

"Penangkapan Arif berlangsung pukul 20.00 WIB saat hendak membuka lapak kebabnya," ujar Ketua RT 01/01 Kampung Utama, Kelurahan Adiarsa Timur, Enggun Suryadi kepada wartawan, Kamis (4/4).

Penangkapan tersebut membuat geger warga sekitar. Puluhan polisi bersenjata lengkap mengepung ruko tempat Arif berjualan. Petugas juga menutup jalan di kedua arah.

Enggun tidak tahu dalam perkara apa pedagang kebab asal Bima, NTB, itu dyangkap. Awalnya, polisi mencari Enggun untuk memberitahukan penangkapan salah satu warganya.

"Saya dicari petugas yang menangkap. Saat saya hampiri, dia mengenalkan diri sebagai petugas dari Mabes Polri," ujarnya.

Tak banyak informasi yang didengar masyarakat. Mereka hanya menduga-duga ada penangkapan teroris. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Polri.

Menurut Enggun, Arif mudah bergaul dengan warga. Sosoknya supel, tidak terlihat mencurigakan sebagai anggota jaringan teroris. Setiap hari Arif berjualan kebab mulai pukul 20.00 hingga malam.

"Arif menikah dengan Fani, warga sini, setahun lalu. Tapi belum menyerahkan KTP dan dokumen kependudukan lainnya," ujarnya.

Beredar kabar, penangkapan terjadi di tiga tempat di Karawang. Selain di Adiarsa, polisi juga meringkus dua orang di Kecamatan Majalaya dan Kotabaru.