BREAKINGNEWS.CO.ID - Setalah calon presiden mendeklarasikan masing-masing calon wakil presidennya, yaitu Joko Widodo (Jokowi) bersama Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto bersama Sandiaga Uno, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan bahwa jika bakal calon presiden dan calon wakil presiden tidak memenuhi persyaratan, dapat diganti.

"Ya iyalah (bisa diganti), wong tidak memenuhi syarat gimana?" ujar Komisioner KPU, Wahyu Setiyawan di Kawasan Senen, Jakarta, Minggu (12/8/2018).

Proses capres-cawapres saat ini sudah masuk tahapan cek kesehatan usai menyerahkan persyaratan administratif, untuk cek kesehatan memang KPU menunjuk RSPAD Gatot Soebroto Jakarta sebagai pelaksanaan tes bagi pasangan calon.

"Jadi yang memeriksa memang IDI dan RSPAD, tapi yang berwenang mengumumkan hasilnya itu KPU, karena ini pekerjaan KPU. KPU meminta tolong kepada IDI dan RSPAD untuk melakukan tes kesehatan," jelasnya.

Terkait hasil tes kesehatan, kata Wahyu, KPU dipastikan akan percaya sepenuhnya pada tim dokter yang memeriksa. Sehingga, dia tidak mau berandai-andai soal hasil yang akan diperoleh pasangan calon.

"Itu dokter yang tahu. Untuk dinyatakan dia memenuhi syarat kesehatan atau tidak ya kita tunggu sama-sama, tunggu dulu hasil tes kesehatan," tukasnya.