BREAKINGNEWS.CO.ID - Para jemaah Haji asal Indonesia di tanah suci Mekkah, bahu-membahu menyisihkan uang mereka guna membantu korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pekan lalu. Kegiatan ini dilakukan atas inisiatif jemaah melihat perkembangan yang terjadi di tanah air melalui unggahan di media sosial dan pesan berantai di Whatsapp.

Hal ini diungkapkan oleh ketua kloter 15 embarkasi Padang, Zilwadi Syamsuar “Awalnya kan banyak postingan-postingan keadaan kampung halaman kita di Indonesia tentang bencana di NTB yang berlanjut terus. Lalu ada jemaah kirim pesan melalui wa ke saya, gemana kalau kita galang dana untuk NTB, saya selaku ketua kloter 15 saya tawari ke jemaah lepas shalat, bahwa ada inisiatif dari jemaah, bukan dari saya ketua kloter, jamaah antusias menerima, akhirnya kami kumpulkan lah, maka kekumpul sekitar 14 juta rupiah dalam 5 hari dan uangya telah kita sampaikan ke petugas sektor untuk penyaluran selanjutnya”

Perihal tersebut diamini oleh kepala sektor satu Kantor Urusan Haji Daerah Kerja Mekkah Ali Machzumi yang menerima uang dari para jemaah pada Jumat (10/8/2018) pagi. “Iya ada ketua kloter lima belas embarkasi Padang menyampaikan bahwa ada jemaah berinisiatif sendiri ingin membantu, saya sampaikan jika itu inisiatif dari jemaah silahkan saja. Kita yang jelas mengapresiasi inisiatif dari jemaah haji 2018 khususnya PDG 15 yang terkait bantuan ini,” kata Ali Machzumi dalam rilis yang diterima Breakingnews.co.id, Sabtu (11/8).

Ali menambahkan bahwa sektor satu daerah kerja Mekkah pada Kamis (9/8) malam sudah membuat kotak peduli Lombok untuk sektor satu Mekkah dalam rangka memfasilitasi keinginan petugas haji yang ingin menyisihkan rizkiny dan kotak peduli lombok ini bersifat bebas bagi yang ingin membantu dan bukan sebuah instruksi atau kewajiban. Adapun terkait distribusi Ali mengatakan akan berkonsultasi dengan Kantor Urusan Hajir Daker Mekkah, harapannya nantiya akan difasilitasi untuk kumpulkan di daker “Mungkin nanti didistrubiskan ke Lombok lewat Kementrian Agama. karena Di Kementrian Agama ada rekening khusus untuk menampung kepedulian terhadap bencana di Lombok” jelas Ali

Salah satu petugas haji Indonesia, Pangeran Arsyad Ihsanulhaq, mengakui bahwa inisiatif dari jemaah ini ini sangat positif baik bagi korban di Lombok ataupun jemaah itu sendiri. “tahun ini ada sekitar 221 ribu jemaah indonesia tentunya jika dari jumlah yang sebanyak ini berpartisipasi akan sangat membantu bagi para korban. Dan bagi yang memberi bantuan tentu ini momen yang sangat berharga karena dilakukan dari tanah suci saat hendak melaksanakan ibadah haji Insyallah akan mendapatkan pahala yang berlipat-lipat” ujar Pangeran Arsyad mahasiswa program Master di Universitas al-Azhar Kairo.