BREAKINGNEWS.CO.ID - Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terbaru mereka. Dalam survei tersebut Charta Politika memetakan perkembangan caleg yang mungkin lolos dari dapil DKI 1, 2 dan 3 di Pileg 2019. Sejauh ini, incumbent masih mendominasi seluruh dapil di DKI. Namun, para caleg baru tentunya juga memiliki ambisi yang sama untuk melenggang ke parlemen.

Meski mendominasi, caleg baru maupun caleg yang pindah ke dapil di DKI cukup memberi pengaruh terhadap peta pergerakan caleg-caleg di Ibu Kota. Dalam survei Charta terlihat ada beberapa peluang yang mampu diraih oleh caleg baru seperti Ketua DPP Partai Sooidaritas Indonesia (PSI), Tsamara Amany hingga Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang mampu bertengger di posisi teratas.

Dari segi elektabilitas, Imam Nahrawi yang berasal dari dapil DKI 1 mampu meraih angka terbanyak yakni sebesar 15,1 persen. Imam mampu mengalahkan caleg incumbent seperti politisi PAN, Eko Hendro Purnomo hingga Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.

"Eko Hendro Purnomo berada di posisi ke ketiga dengan perolehan elektabilitas sebesar 3,8 persen. Sedangkan, Mardani agak jauh berada di posisi kesembilan yang hanya mampu meraih elektabilitas sebesar 2,1 persen," kata Direktur Riset Charta Politika Indonesia, Muslimin dalam paparannya, Senin (11/2/2019).

Sementara itu, caleg dari dapil DKI 2 incumbent yang berasal dari PKS yakni Hidayat Nur Wahid (HNW) memang merajai perolehan elektabilitas. Namun, elektabilitas HNW hanya berjarak tipis dengan caleg yabg berada diurutan kedua yakni politisi PDIP, Eriko Sotarduga.

"HNW memperoleh elektabilitas sebesar 7,1 persen. Sedangkan Eriko memperoleh elektabilitas sebesar 7,0 persen. Artinya jarak elektabilitas kesuanya cukup tipis. Sementara itu, caleg baru yakni Ketua DPP PSI, Tsamara Amany berada diurutan kelima dengan elektabilitas 3,3 persen. Namun, dalam hal ini kemungkinan Tsamara masih bisa mengejar ketertinggalannya dalam sisa waktu kurang lebih dua bulan jelang Pileg," ujarnya.

Sementara itu, dari dapil DKI 3, persaingan cukup ketat antara caleg baru dan incumbent. Politisi PDIP, Charles Honoris menjadi caleg dengan tingkat elektabilitas tertinggi yakni sebesar 8,6 persen. Di urutan kedua ada politisi PAN, Abraham Lunggana alias Haji Lulung dengan perolehan angka 8,0 persen. Berikutnya ada nama Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra dengan elektabilitas sebesar 7,5 persen. Sedangkan caleg Darmadi Durianto dan caleg R. Saraswati Djojohadikusumo masing-masing memperoleh angka 7,4 persen.

"Artinya, kelima caleg tersebut mampu meraih elektabilitas tertinggi. Mengingat, sisa waktu kampanye selama dua bulan jelang Pileg yang akan berlangsung pada 17 April 2019 itu masih bida dimanfaatkan untuk melakukan kunjungan kebeberapa titik untuk meraih suara pemilih," ujar Muslimin.

Survei ini sendiri dilakukan pada tanggal 18 Januari sampai 25 Januari 2019. Survei dilakukan di dapil DKI 1,2 dan 3 dengan melibatkan 800 responden. Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan margin of error lebih kurang sebesar 3,4 persen.