BREAKINGNEWS.CO.ID - Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kasus dugaan pelecehan seksual anak berusia dibawah umur yang dilakukan seorang manajer artis berinisial YMP (31). Korbannya tercatat sudah 20 orang dan diantaranya gadis di bawah umur.
 
Kepada para korban, tersangka YMP selalu menjanjikan jika mau melayani hasrat birahinya maka korban akan dijadikan pemeran figuran sinetron. Polisi menduga bukan hanya 20 korban saja, diduga masih ada ada korban lainnya yang dicabuli oleh YMP.
 
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Audie S Latuheru, mengungkapkan modus yang digunakan YMP untuk meyakinkan korban. "Pelaku merayu korban agar mau disetubuhi dengan alasan sebagai persyaratan untuk bisa menjadi pemain figuran," kata Audie S Latuheru dalam rilisnya, Jumat (24/1/2020).
 
YMP bahkan telah dua kali melakukan hubungan badan dengan remaja di bawah umur yang menjadi korbannya. Salah satu korbannya adalah wanita berinisial MR.
 
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya Khadafi meminta agar para korban pencabulan YMP segera melapor ke polisi. “Silakan yang merasa menjadi korban dapat melapor ke Polres Jakbar,” kata Kompol Arsya, Senin (27/1/2020).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara jajaran Satreskrim Polres Jakbar, ada 20 perempuan yang dicabuli oleh YMP. Dua dari 20 wanita tersebut terungkap masih di bawah umur.

Polisi masih melakukan pengembangan ada tidaknya pelaku lain yang bekerjasama dalam dugaan pencabulan ini. “Pelaku saat ini masih tunggal. Korban ada 20 orang sebelumnya, tapi yang di bawah umur baru dua orang. Pelaku memang punya agensi artis figuran dengan nama glamore,” ujar Arsya.

Dari 20 wanita yang dicabuli oleh YMP, sebanyak delapan orang di antaranya sudah menjadi artis figuran dalam kurun waktu dua tahun. YMP sendiri diduga sudah melancarkan aksi bejatnya selama lebih dari dua tahun.

Aksi bejat YMP terungkap setelah polisi mengusut dugaan pencabulan terhadap MR, ABG berusia 13 tahun. MR dijanjikan akan menjadi artis figuran oleh YMP. Namun, sebelum menjadi artis figuran, MR harus memenuhi nafsu bejat YMP di sebuah hotel daerah Jakbar.

Aksi bejat YMP terhadap MR dilakukan pada Februari 2019. MR baru melaporkan dugaan pencabulan YMP ke orang tuanya pada beberapa waktu belakangan ini karena janji untuk menjadi figuran sinetron tak kunjung terpenuhi. Orangtua korban langsung melaporkan YMP ke Polres Jakbar.