JAKARTA - Buntut dari kasus bunuh diri yang dilakukan Ana Yuli Santi alias Gebi Putri (22), polisi akan memanggil manajemen Apartemen Kalibata City. Hal tersebut dilakukan guna mencari tahu kenapa sering kali terjadi masalah di apartemen tersebut.

Sejumlah kasus sudah sering terjadi diduga kuat akibat lemahnya sistem pengamanan di apartemen tersebut. Beberapa kasus yang pernah terjadi adalah prostitusi menggunakan modus tukar kunci di Tower Cendana yang dibongkar Polda Metro Jaya. Kemudian kasus esek-esek melibatkan anak yang terjadi di lantai 15 Tower Jasmine, yang dibongkar jajaran aparat Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kita undang manajemen (Kalibata City) yang beri izin. Agar mereka bisa perbaiki manajemen," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar di Polda Metro Jaya, Selasa (24/4/2018).

Akibatnya banyaknya kasus di Apartemen City, pihak kepolisian kerap melakukan razia di sana. Ia meminta pengelola Apartemen Kalibata City lebih ketat melakukan pemeriksaan pada pengunjung, juga penghuni apartemen.  "Harusnya orang yang masuk didata. Jadi harus tinggalkan identitas. Jadi tidak semudah itu," ucap Indra.

Wanita bernama Ana Yulisanti alias Gebi (22) tewas setelah loncat dari lantai delapan Apartemen Kalibata City, Kalibata, Jakarta Selatan. "Informasi dari masyarakat ada orang yang melompat dari lantai delapan Apartemen Kalibata City. Kasusnya masih didalami oleh Polsek Pancoran," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono dalam keterangannya kepada wartawan pada Senin 23 April 2018.

Peristiwa ini terjadi pada Senin 23 April sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Korban ditemukan sudah dalam kondisi terluka di parkiran motor di Tower Damar.