BREAKINGNEWS.CO.ID - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok akhirnya secara resmi bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Bergabungnya BTP ke PDIP sejatinya sudah tidak diragukan lagi. Sebelumnya, secara emosional BTP juga memang sudah dekat dengan partai berlambang kepala banteng tersebut.

Direktur Indopolling Network, Wempy Hadir kepada breakingnews.co.id juga mengatakan bahwa hubungan baik antara BTP dan PDIP sudah terjalin sejak 2012 lalu. Dimana Jokowi- Ahok didukung PDIP saat maju di perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Terkait dengan beredarnya kabar bahwa BTP bergabung dengan PDIP, saya kira tidak mengherankan publik. Sebab kita ketahui bahwa ketika Pilgub 2012 yang lalu, Jokowi-Ahok didukung oleh salah satunya PDIP. Begitu juga pada pemilihan gubernur 2017 yang lalu. Dengan demikian, kita melihat bahwa BTP sesungguhnya sudah sangat dekat dengan PDIP bahkan para elitnya, begitu juga sebaliknya," kata Wempy saat dihubungi, Sabtu (9/2/2019).

Selain itu, lanjut Wempy, BTP mungkin saja tertarik dengan platform perjuangan PDIP yang sangat kental dengan perjuangan bagi wong cilik alias masyarakat kecil yang perlu dibela hak dan kepentingannya.

"Saya kira BTP juga mempunyai platform perjuangan yang sama. Hal tersebut membuat BTP tidak mengalami kesulitan untuk menyesuaikan diri. Apalagi BTP tidak sekedar menjadi politisi biasa, dia mempunyai segudang pengalaman yang luar biasa. Dari mulai menjadi bupati Kabupaten Belitung Timur, anggota DPR RI, Wakil Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi Gubernur DKI Jakarta," bebernya.

Menurut Wempy, segudang prestasi dan rekam jejak yang bagus tersebut sangat layak bagi partai politik untuk menarik BTP menjadi bagian. Sehingga dalam mengimplementasikan nilai-nilai yang diperjuangkan oleh pratia bisa terwujud. "Hal yang tidak kalah penting dari BTP adalah dia mempunyai keberanian dan intergritas yang tinggi," ucapnya.

Untuk itu, Wempy kembali menegaskan bahwa pilihan BTP untuk bergabung dengan partai yang digawangi oleh Megawati Soekarnoputri tersebut sudah sangat tepat. "Menurut saya pilihan BTP masuk PDIP adalah adalah pilihan yang rasional dan sangat tepat. Tinggal kita melihat kedepan, peran apa yang akan diberikan kepada BTP," ujarnya.

Sebelumnya, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias BTP menyatakan secara terbuka bergabung ke PDI Perjuangan saat berkunjung ke kantor DPD PDI Perjuangan Bali, Jumat (8/2).

Dalam kunjungannya itu, BTP bahkan dipakaikan jaket partai sekaligus menunjukkan kartu tanda anggota PDI Perjuangan.