BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Badan Pengawas Obat-Obatan dan Makanan (BPOM) bersama Kepolisian untuk melakukan penyelidikan kasus keracunan yang menimpa delapan murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pengasinan II, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi.  
 
"Melakukan razia makanan atau minuman yang dijual di lingkungan sekolah secara menyeluruh serta menarik dan menghentikan kegiatan produksi jajanan tersebut guna mencegah berulangnya kasus tersebut," ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/12/2018). 
 
Bambang pun mendorong Kepolisian untuk dapat menindak tegas penjual maupun pihak produsen jajanan tersebut apabila terbukti bersalah sesuai dengan hukum positif yang berlaku.
 
Selanjutnya Bambang mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkoordinasi dengan Kepala Sekolah selaku penanggungjawab siswa-siswi di sekolah untuk dapat menyediakan kantin sehat yang berisi kebutuhan makanan dan minuman bagi siswa-siswi di setiap sekolah. 
 
"Agar selalu mengawasi aktivitas para murid di lingkungan sekolah," katanya. 
 
Bambang menambahkan, pihaknya mendorong Kemendikbud bersama dengan BPOM untuk dapat mengoptimalkan program Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah berupa penyuluhan kantin sehat ke seluruh tingkatan sekolah, mulai dari tingkat dasar hingga atas. 
 
"Guna mencegah para siswa membeli jajanan yang tidak layak konsumsi, mengingat jumlah sekolah yang mendapatkan penyuluhan baru sekitar 20 persen dari total sekolah yang ada secara nasional," jelasnya. 
 
Lebih lanjut Bambang mendorong pihak sekolah untuk mengikuti pedoman BPOM dalam membentuk Tim Keamanan Pangan (TKP) di lingkungan sekolah yang berperan mendata para pedagang, menyosialisasikan keamanan pangan, memantau cara pengolahan dan penyajian pangan, serta mengupayakan perbaikan dengan memastikan pengelola kantin menggunakan peralatan yang baik dan sehat. 
 
"Meminta orang tua untuk tidak memberi uang jajan berlebih kepada anak serta agar selalu memperhatikan kebutuhan anak, melakukan pengawasan terhadap tumbuh kembang anak, terutama di lingkungan sekolah dan sekitar anak," pungkasnya.