BREAKINGNEWS.CO.ID – Lebih dari seratus orang pemuda yang mewakili puluhan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dari seluruh Indonesia akan melakukan Ikrar Sumpah Pemuda II. Upacara dan pengucapan sumpah tersebut akan isampaikan di kawasan Paledang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/10/2019) petang, dan dilanjutkan dengan Kongres Pemuda Indonesia II.

“Mencermati kondisi bangsa Indonesia saat ini, para pemuda Indonesia pun bergerak dan menyampaikan aspirasi kepada Presiden Bapak Jokowi,” ujar  Dian Asafri, salah satu  tokoh  pemuda  saat menyampaikan rencana pelaksanaan acara tersebut di Jakarta  Senin (7/10/2019).

Menurut rencana, Sumpah Pemuda II dan Kongres Pemuda Indonesia II akan dihadiri tokoh-tokoh pemuda dari seluruh Indonesia.

Setelah diikrarkan, naskah Sumpah Pemuda II akan diserahkan langsung kepada Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, sebagai aspirasi para pemuda Indonesia.

Bedanya, bila Sumpah Pemuda I pada 28 Oktober 1928 meliputi 3 (tiga) ikrar, Sumpah Pemuda II ini meliputi 5 (lima) ikrar, yakni tiga ikrar persis seperti Sumpah Pemuda I, ditambah 2 (dua) ikrar baru. Selengkapnya:

Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah yang Satu, Tanah Air Indonesia.

Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa Satu, Bangsa Indonesia.

Kami Putra dan Putri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia.

Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengakui Dasar Negara yang Satu, Dasar Negara Pancasila.

Kami Putra dan Putri Indonesia, Bersatu untuk Berdaulat dalam Politik, Berdikari di Bidang Ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan.

Dengan adanya dua tambahan ikrar baru dari tiga ikrar dalam Sumpah Pemuda I, maka Sumpah Pemuda II diharapkan tokoh pemuda tersebut dapat menggugah semangat bangsa ini, terutama kaum pemuda, untuk mengamalkan dan mengamankan ideologi Pancasila dari gempuran ideologi ekstrem kiri (komunisme) maupun ekstrem kanan (khilafah).

“Pancasila ini ideologi jalan tengah. Untuk mengamankannya, kita harus mulai dari diri sendiri dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara sungguh-sungguh, baru kemudian mengajak orang lain. Dengan begitu Pancasila akan sakti,” Imbuh Asafri.

Butir kelima, yakni berdaulat dalam politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan, lanjut dia, diambil dari ajaran Trisakti Bung Karno, Proklamator RI dan Presiden I RI. “Bila ajaran Trisakti Bung Karno ini kita amalkan, maka kita akan benar-benar menjadi bangsa yang jaya dan unggul, tidak bergantung lagi kepada asing,” jelasnya lagi.

Ikrar Sumpah Pemuda II sebagai wujud dukungan para pemuda Indonesia kepada Presiden Jokowi untuk mengimplemantasikan nilai-nilai Pancasila dan ajaran Trisakti Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ratusan pemuda telah menyatakan diri akan hadir mewakili OKP masing-masing.