BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo meminta Komisi VIII DPR mendorong Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan langkah-langkah antisipatif yang berkaitan dengan keselamatan, keamanan dan kesehatan warga di sekitar Gunung Agung. 
 
Hal tersebut dikatakan Bambang kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/6/2018) terkait terjadinya erupsi Gunung Agung, Bali pada Rabu (27/6/2018) dengan status level III (Siaga). Bambang juga meminta Komisi VIII DPR mendorong Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menyiagakan Satgas Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam mengantisipasi kondisi Gunung Agung dengan status level III (siaga) tersebut. 
 
Selanjutnya Bambang meminta Komisi V DPR mendorong Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk selalu mengupdate dan memberikan informasi kepada warga tentang situasi dan kondisi status Gunung Agung, apakah erupsi tersebut berpotensi menimbulkan gempa ataupun tsunami, serta apakah masih dalam status aman bagi penerbangan. 
 
Sementara itu Bambang meminta masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar dingin yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. 
 
Dengan demikian Bambang mengimbau masyarakat dan pendaki atau pengunjung atau wisatawan agar tidak berada ataupun tidak melakukan pendakian serta tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Saat ini aktivitas Gunung Agung kembali meningkat, terekam erupsi pada pukul 22:21 WITA, Rabu (27/6/2018). Menurut informasi dari Pos Pengamatan Gunungapi Agung, gunung tersebut mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih mencapai 2.000 meter di atas puncak (± 5.142 meter di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi ± 1 menit 9 detik. Saat ini Gunung Agung berada pada Status Level III (Siaga).