BREAKINGNEWS.CO.ID - Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Bea Cukai menggagalkan truk pembawa kiriman ganja jumlah besar sebanyak satu ton dengan tujuan Bogor, Jawa Barat, di Jalan Loader, Kecamatan Bogor Timur, Rabu (30/1) pukul 22.00 WIB. Dalam penangkapan itu, Petugas gabungan juga berhasil amankan supir pembawa ganja tersebut. 
 
Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol. Arman Depari mengatakan dalam pemeriksaan diketahui ribuan kilo ganja tersebut di kirim dari Aceh. Guna mengelabui petugas, sindikat tersebut mengirim sejumlah besar ganja dalam dua kloter dan lokasi.
 
"Kita tangkap di dua lokasi, di Bogor dan di kargo Bandara Soetta," ujar Arman.
 
Operasi menindaklanjuti penyelidikan awal Bea Cukai yang membuntuti truk tersebut dari Aceh. Menurut sang sopir, ia akan meninggalkan truk tersebut di sebuah lokasi di Bogor. Nanti akan ada yang mengambilnya.
 
"Sopirnya meninggalkan truk dan menitipkan kunci ke tukang parkir di sana, yang kemudian di rencanakan akan ada sindikat lain yang mengambil mobil tersebut” ujar Arman.
 
Sementara penyergapan berhasil di lakukan petugas saat supir hendak meninggalkan truk, dalam penangkapan pula juga diIkutsertakan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. 
 
Dari situ, petugas kemudian mendapat informasi ada 400 ganja lain yang dikirim melalui jalur udara sampai di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
 
"Kemudian ditemukan lagi narkoba di Kargo Bandara Soetta dan menangkap 2 pelaku, Bambang dan Imron," Arman menambahkan. Total barang bukti yang berhasil disita sebanyak 1.500 kg ganja. 
 
Adapun truk pengangkut ganja sudah dimodifikasi hingga bisa terlihat menyembunyikan muatan ganja, ada kompartemen di bawah truk yang ditutup dengan plat besi, kemudian berkamuflase dengan mengakut bahan makanan beku.
 
Dari interogasi petugas BNN, ketiga pelaku adalah kurir yang dikendalikan oleh Parman, napi di Lapas Kebon Waru, Bandung. Seluruh barang bukti dan tersangka dibawa ke kantor BNN Pusat guna penyelidikan lebih lanjut.