BREAKINGNEWS.CO.ID - Pernikahan merupakan salah satu kegiatan yang sakral. Setiap insan berharap hanya sekali seumur hidup untuk melakukannya. Oleh karena itu, sepasang kekasih yang ingin melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan tentunya sangat ingin mengadakan pesta pernikahan yang berkesan. Namun, tidak mudah menyatukan ide dari kedua calon pengantin yang akan mengikat janji sehidup semati. Pastinya selalu saja ada perbedaan pendapat, ide, konsep hingga kebudayaan yang akan tertuang dalam pesta pernikahan.

Pemilik Nendia Primarasa, H. Heru Pujihartono dan Resti Nendia (Foto: Dok.istimewa)

Belum lagi kesibukan kedua calon pengantin yang membuat mereka seringkali kesulitan untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk pesta pernikahannya. Nah, agar pesta pernikahan impian bisa terwujud sesuai keinginan, Nendia Primarasa hadir untuk menjawabnya. Nendia Primarasa merupakan penyedia jasa pernikahan yang telah hadir selama 15 tahun lamanya. Memenuhi segala kebutuhan mulai dari gedung pesta, katering, dekorasi, busana pengantin, foto, hingga paket bulan madu pengantin.

Model dekorasi pernikahan modern minimalis sederhana (Foto: Dok.pinterst)

Tren Dekorasi Pernikahan 2019

Resti Nendia selaku owner dari Nendia Primarasa, mengatakan, setiap tahunnya, tren tema pernikahan di Indonesia selalu berubah-ubah. Pada 2019, menurut Resti, konsep dekorasi pernikahan yang akan tren adalah minimalis. "Di Nendia sih kebanyakan requestnya minimalis mulai dari unsur bunga, dekor lebih simple. Warna-warna bunganya pastel, mewah dan tetap elegan. Ini sebenarnya malah lebih mahal karena pembuatan dekornya harus baru,'' kata Resti saat ditemui di Wedding Carnaval di Balai Sudirman, Jakarta, Minggu (13/1/2019).

Resti menjelaskan, pernikahan minimalis cenderung lebih menguras budget ketimbang dekorasi pada umumnya. Hal itu disebabkan lantaran berkonsep sehingga aksesoris yang diperlukan dalam konsep minimalis harus dibuat baru seperti bunga-bunga berwarna pastel yang membuat kesan mewah dan elegan.

Untuk busana, Resti memprediksi konsep tradisional masih tetap dipakai para calon pengantin. Kebanyakan kata dia, calon pengantin menginginkan pernikahan adat dipakai di saat akad. "Tahun ini saya lihat mungkin pengantin walau mereka mau tema nasional atau modern mereka tidak menghilangkan tradisional. Bisa dilihat resepsi mungkin nasional tapi akad lebih ke tradisonal," ucapnya.

Tradisonal Masih Jadi Pilihan

Pelaminan menggunakan adat Jawa (Foto: Dok.nendiaprimarasa.co.id)

Meski tema minimalis diprediksi menjadi tren pernikahan pada 2019, Resti tak memungkiri pernikahan dengan konsep tradisional tak bisa dihilangkan. Alasannya, karena calon pengantin ingin mempelajari budaya daerah dan memberi tahu kepada para undangan dari mana asal mereka. ''Mereka nggak mau menghilangkan tradisinya. Paling nggak saat akad nikah,'' urainya.

Berapa Biayanya?

Suasana booth Nendia Primarasa di Wedding Carnaval Balai Sudirman 
(Foto: Dok. Robbi Yanto/breakingnews.co.id)

Resti mengatakan, Nendia Primarasa menyediakan paket pernikahan mulai dari Rp130 juta untuk paket pernikahan 600 orang di gedung. Paket ini sudah termasuk dekorasi, busana pengantin, katering, hiburan hingga dokumentasi. Sementara, jika acara pernikahan dilakukan di rumah dengan paket pernikahan yang sama, bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau yakni Rp110 juta. "Harganya beda tipis karena umumnya acara pernikahan di rumah bisa seharian sehingga SDM dan persiapannya dua kali lipat dibandingkan acara di gedung," ujar dia.

Adapun menu yang diberikan oleh Nendia Primarasa, kata Resti yakni Soto Betawi, Nasi Daun Jeruk, Chocolate Melted untuk dessert dan teh sereh yang begitu segar.