BREAKINGNEWS.CO.ID - Manajer Bhayangkara FC, Sumardji siap melepas Simon McMenemy demi untuk Timnas Indonesia. Diungkapkannya, selama itu permintaan negara, ia tak punya kuasa untuk menolak. Hal itu dikatakan Sumarji di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (12/9/2018). Simon McMenemy akhir-akhir ini memang santer dikabarkan masuk ke dalam kandidat salah satu pelatih yang diminta PSSI untuk menukangi skuat Merah Putih di Piala AFF 8 November hingga 15 Desember 2018.

Situsai itu tak lepas dari mandeknya negosiasi PSSI dengan pelatih sebelumnya, Luis Milla. Bahkan, Milla saat ini masih berada di Spanyol, dan ia menyerahkan negosiasi pada agennya. "Memang saya telah berdiskusi dengan PSSI terkait Simon. Tapi belum ada keputusan yang mengarah ke sana. Kita hanya mengobrol, melihat beberapa pilihan yang didiskusikan kepada saya," kata Sumardji.

"Kita kembali lagi kepada PSSI. Prinsipnya kalau itu untuk kepentingan bangsa dan negara, Kami akan memberikan yang terbaik," ujar Sumardji menambahkan.

Sementara itu, Simon McMenemy sendiri mengaku tersanjung namanya masuk ke dalam kandidar pelatih Timnas Indonesia. "Saya tau rumor itu, banyak pihak yang menanyakan kepada saya. Sebuah kehormatan untuk saya dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Indonesia saat ini banyak sekali pemain-pemain berkualitas. Saya rasa, siapapun nanti pelatihnya, dia akan memiliki banyak opsi untuk membawa Timnas Indonesia ini lebih bagus di Piala AFF 2018," kata pelatih asal Skotlandia itu.

Gerak Cepat PSSI

Mengingat mepetnya Piala AFF 2018, rasanya, PSSI harus bergerak cepat untuk memutuskan pilihan. Apakah mereka tetap menunggu Luis Milla, atas segera bicara serius kepada Simon. Sebab, lampu hijau pun telah diberikan oleh Sumardji dan Simon.

Jika menilik karir Simon McMenemy ke belakang, Simon bukanlah sosok yang baru saat melatih level tim nasional. Pada 2010, Simon menjabat sebagai pelatih kepala timnas Filipina di Piala AFF 2010. Kala itu, Filipina masih menjadi negara yang belum diperhitungkan di Asia Tenggara. Namun, Simon berhasil menciptakan kejutan kala The Azkals berhasil menembus semifinal sebelum akhirnya takluk oleh Indonesia.

Simon juga sukses membawa Bhayangkara FC menjadi juara Liga 1 2017. Padahal, ketika itu, Bhayangkara FC bukanlah tim yang unggulan, Namun, prediksi hanyalah spekulasi. Bhayangkara FC menjelma sebagai tim pembunuh. Bali United, Persija, Persib Bandung, Persipura, harus dibuat gigit jari. Mereka finis sebagai juara. Magic tangan Simon pun menyita perhatian dari media asing BBC.

Mereka menyoroti sepak terjang Simon kala melatih Bhayangkara FC di musim pertamanya. BBC menyebut Bhayangkara FC sama seperti Leicester City. Leicester City pernah menjadi juara Liga Inggris pada musim 2015-2016. The Foxes mematahkan dominasi tim-tim besar dan berhasil menjadi juara Liga inggris di bawah arahan pelatih Italia, Claudio Ranieri.