BREAKINGNEWS.CO.ID - Piala Indonesia sudah memasuki babak 32 besar. Akan tetapi, waktu berakhirnya turnamen kemungkinan akan molor dari yang direncanakan sebelumnya. Sejak awal dimulai pada Mei 2018, Piala Indonesia yang mengikutsertakan 128 klub dari Liga 1, Liga 2, dan Liga 3, itu direncanakan akan rampung pada April 2019, sebelum Liga 1 2019 dimulai.

Namun, kenyataanya tidak sama dengan apa yang telah direncanakan. PSSI menunda Piala Indonesia ketika nanti sudah memasuki babak 16 besar. Sebab, mereka akan menggelar Piala Presiden 2019. Dengan alasan, sponsor ingin ada kesinambungan karena sudah sejak 2015 diselenggarakan.

Nah, setelah Piala Presiden 2019 nanti selesai, Piala Indonesia akan kembali digelar, berbarengan dengan dilaksanakannya Liga 1 2019. Menanggapi hal tersebut, asisten pelatih Bhayangkara FC, Agus Sugeng Riyanto, menilai ada sisi positif dan negatifnya.

"Dengan kompetisi yang sekarang kemungkinan berhenti (Piala Indonesia), kemudian dilanjutkan itu sedikitnya ada space waktu yang cukup baik menurut saya, daripada sekarang dilanjutkan 16 besar kemudian digabung dengan Piala Presiden 2019 dan masuk kompetisi (Liga 1 2019)," kata Sugeng di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Kamis (31/1/2019).

"Namun, di satu sisi, tidak ada jeda sama sekali untuk tim mempersiapkan pre seasonnya. Harusnya ada jeda waktu untuk masa persiapan minimal adalah meminimalisir kejadian cedera, itu yang paling dikhawatirkan," ujarnya, menambahkan.

Sugeng khawatir, dengan ditundanya pelaksanaan Piala Indonesia, dan banyaknya komptisi yang digelar, banyak klub yang tidak bisa menyelesaikan komptisi sampai akhir, karena para pemainnya tak memiliki waktu yang cukup untuk istirahat. Dan, dampak terburuknya adalah, kompetisi tak dapat menyumbangkan pemain untuk Timnas Indonesia.

"Soal kompetisi yang terpanjang di dunia karena kompetisi 2018 dilanjutkan 2019 dan selesainya belum tahu kapan. Nah ini yang menjadikan kompetisi kedepan mudah-mudahan ada jeda waktu karena yang paling dikhawatirkan adalah kita tidak mampu menyelesaikan kompetisi hingga akhir," ucapnya.

"Pemain tidak mampu bermain dalam durasi yang terus menerus, sehingga tidak bisa menciptakan produk ke tim nasional, yang mohon maaf akan menimbulkan banyak efek terutama adalah cedera, itu yang paling dikhawatirkan,"tegasnya.

Di sisi lain Bhayangkara FC saat ini sudah mencapai babak 32 besar Piala Indonesia. Mereka akan menghadapi PSBL Langsa pada laga leg kedua. Pertandingan antara Bhayangkara FC vs PSBL Langsa bakal digelar di PTIK, Jakarta, Jumat (1/2/2019). Pada pertemuan pertama, Bhayangkara FC sukses memenangkan pertandingan 2-1. Artinya, pada laga besok, BFC hanya butuh hasil imbang untuk lolos ke babak 16 besar.