BREAKINGNEWS.CO.ID - Calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto berencana akan menemui Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) besok, Jum'at (21/12/2018). Adapun rencana pertemuan tersebut diketahui melalui akun Twitter koordinator jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. Dahnil mengatakan jika Prabowo akan menemui SBY di Mega Kuningan, Jakarta Selatan untuk membicarakan banyak hal.

"Insyaa Allah besok siang, Jumat. Pak @prabowo akan menemui Pak @SBYudhoyono untuk berdiskusi banyak hal," tulis Dahnil di akun Twitternya, @Dahnilanzar, Kamis (20/12/2018). Menurutnya, akan ada kebaikan ketika dua sahabat bertemu. Keduanya, sebut Dahnil saling berta'awun antara satu dan lainnya.

Sementara itu, Wasekjen PD, Andi Arief mengatakan jika pertemuan keduanya akan digelar di kediaman SBY di Mega Kuningan pada sore hari. Pertemuan tersebut akan digelar pada pukul 15.00 WIB. Saat dikonfirmasi breakingnews.co.id, Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP PD, Ferdinand Hutahaean membenarkan adanya rencana pertemuan tersebut. "Iya betul," katanya.

 

Terkait dengan pembahasan dalam pertemuan tersebut, Ferdinand mengatakan salah satunya akan membahas terkait dengan Pemilu 2019. Tentunya membahas pemenangan pemilu. Sekjen PD, Hinca Panjaitan juga mengatakan jika pertemuan tersebut akan digelar di kediaman SBY di Mega Kuningan, Jakarta Selatan. "Benar, jam 3 (pukul 15.00 WIB) di Kuningan, Jakarta Selatan," ujar Hinca.

Partai Demokrat sendiri tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil Makmur untuk mengusung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno. Empat bulan menuju ajang pemilihan presiden yang akan berlangsung pada April 2019 mendatang memang banyak hal yang harus dibahas oleh parpol koalisi.

Terlebih, pemilu kali ini juga diselenggarakan secara serentak antara pemilihan presiden serta pemilihan calon anggota legislatif dari DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota hingga DPR RI dan DPD RI. Partai politik pun tentunya juga akan memikirkan bagaimana cara kader mereka dapat lolos ke parlemen dan juga bisa memenangkan pemilihan presiden dengan capres dan cawapres yang mereka usung.

Dengan digelarnya pemilu secara serentak, tak membuat seluruh partai politik berleha-leha. Butuh kekuatan ekstra dan tenaga yang berlebih agar bisa mewujudkan hal itu. Berbagai strategi kampanye pun turut menjadi pembahasan di kalangan partai peserta pemilu 2019.