BREAKINGNEWS.CO.ID - Berkas pemeriksaan penyebaran berita bohong atau hoax, dengan tersangka Ratna Sarumpaet telah rampung diselesaikan penyidik Polda Metro Jaya. Berkas selanjutnya dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi untuk diteliti kelengkapannya.

"Setelah melakukan penyelidikan satu bulan lebih, penyidik sudah menyelesaikan pemberkasan," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2018).

Penyidik merampungkan dua bundel pemberkasan dengan 32 Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka dan saksi ahli lengkap 63 barang bukti yang turut disita. 

Nantinya, berkas pemeriksaan yang dinyatakan lengkap akan diikuti denvan penyerahan tersangka Ratna Sarumpaet kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. "Kalau lengkap, segera kita serahkan tersangka dan barang bukti," jelas Argo.

Juru bicara Polda Metro Jaya ini menyebut penyerahan berkas pemeriksaan pada hari ini selanjutnya diteliti dan dievaluasi untuk mengetahui apakah ada petunjuk yang harus ditambahkan baik materil dan formil. 

Pelimpahan berkas pemeriksaan kasua penyebaran berita dusta Ratna Sarumpaet dilakukan setelah tim penyidik Polda Metro Jaya bekerja keras sebulan lamanya.

Ibu kandung artis Atiqah Hasiholan itu ditetapkan sebagai tersangka penyebaran berita bohong alias hoax dengan UU Peraturan Hukum Pidana dan UU ITE. Ratna ditetapka  tersangka setelah polisi menerima laporan soal hoax penganiayaan. Ratna kemudian mengakui kebohongannya setelah polisi membeberkan fakta-fakta penelusuran isu penganiayaan.

Sejumlah saksi yang berada dalam pusaran kasus itu turut diperiksa polisi. Di antaranya Atiqah Hasiholan, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, Amien Rais, Plt Kadisparbud DKI Asiantoro, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Nanik S Deyang, Koordinator Jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak serta driver dan staf Ratna Sarumpaet.

Pada bagian artis peran Atiqah Hasiholan mengungkap keinginannya jika sang ibu, bisa melewati semua proses hukum dengan baik dengan fisik dan mental prima itu dulu fokus saya, Atiqah juga tak masalah jika jadwal pekerjaannya terganggu saat harus mengurus Ratna yang kini mendekam dalam tahanan. "Ya pasti ada (jadwal terganggu), tapi Alhamdulillah semua masih berjalan dengan normal, walaupun banyak perhatian saya untuk ibu saya sekarang ini," jelas Atiqah