BREAKINGNEWS.CO.ID - Bencana alam kembali melanda wilayah Indonesia. Kali ini giliran sekitar Gunung  di Jambi, Sumatera Barat, mengalami erupsi Rabu (32/7/2019) pukul 12.48 WIB. Tinggi kolom abu teramati sekitar 800 m di atas puncak (4.605 meter di atas permukaan laut). Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut dan timur.

Pemda setempat kini mengumumkan larangan mendaki kawah yang ada di puncak Gunung api Kerinci radius 3 kilometer. Rekomendasi tersebut dikeluarkan setelah Gunung Kerinci mengalami erupsi hebat.

Dikutip dari rilis KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung APi Kerinci, jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci sebaiknya dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan. Saat ini Gunung Kerinci di status level II atau Waspada.

Bahkan kali ini Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar penerbangan tidak melalui jalur di sekitar Gunung Kerinci, Sumatera Barat. Rekomendasi itu terkait dampak letusan abu yang berpotensi mengganggu penerbangan.  

"Sebaiknya jalur penerbangan di sekitar Gunung Kerinci dihindari, karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan," kata Kepala PVMBG Kasbani, Rabu (31/7/2019).

Gunung Kerinci semburkan kolom abu ke udara. 

Larangan Mendaki

PVMBG juga merekomendasikan agar masyarakat, wisatawan atau pengunjung tidak mendaki puncak Gunung Kerinci untuk saat ini. Masyarakat pun dilarang beraktifitas didalam radius 3 kilometer dari kawah. "Masyarakat, pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada di puncak gunung api Kerinci di dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif," kata Kasbani. Gunung Kerinci mengalami erupsi pada Rabu ini, sekitar pukul 12.48 WIB.

Menurut Kasbani, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut dan timur. Meski begitu, saat ini Gunung Kerinci masih berada pada status level dua atau status waspada.

Sementara itu Kepala Resort Pos Jaga Pendakian Gunung Kerinci di Kabupaten Kerinci, Evarizal Mirzal menyebutkan, masih terdapat 30 pendaki yang masih bertahan di Gunung Kerinci saat terjadi erupsi, Rabu (31/7/2019) pukul 12.48 WIB.

"Pendaki yang di atas ada 30 orang dan sekarang petugas kita lagi menyusul ke atas Gunung Kerinci," kata Evarizal. Sesuai instruksi dari Pos Pengamatan Gunung Kerinci, saat ini pihaknya mulai menutup sementara jalur pendakian di R10 Desa Kersik Tuo, Kayu Aro, Kerinci. Penutupan sementara pendakian tersebut, dilakukan hingga kondisi normal kembali.

"Tim kita sudah siaga di pos penjagaan untuk mengantisipasi jika terjadi erupsi susulan, dan sekarang untuk pendakian juga kita setop," kata Evarizal. "Abu kolom lebih mengarah ke timur laut atau ke Desa Pelompek Gunung Tujuh," katanya.

Gunung Tertinggi di Sumatera

Gunung Kerinci merupakan puncak tertinggi gugusan Bukit Barisan di Sumatera. Gunung tersebut berada pada perbatasan antara Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Barat, atau dekat pantai barat, dan terletak sekitar 130 km sebelah selatan Padang.

Puncak Kerinci terletak pada koordinat 1°41′48″ LS101°15′56″ BT. Puncaknya berupa kawasan tidak bervegetasi yang mengelilingi kawah dalam selebar 600 meter.

Gunung Kerinci sebelumnya sempat meletus pada 2009 dan 2013. Letusan yang terjadi pada hari ini juga bukan pertama kalinya terjadi selama 2019. Dari awal tahun, tercatat Gunung Kerinci telah bererupsi pada Januari, Maret, Mei, dan Juli.

Pemandangan Indah

Gunung Kerinci termasuk bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), yang merupakan habitat harimau Sumatera dan badak Sumatera. TNKS merupakan wilayah konservasi yang meliputi area seluas 1,5 hektare dan berada di empat provinsi, yaitu Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.

Pada 2004, UNESCO menetapkan TNKS sebagai Situs Warisan Dunia bersama Taman Nasional Gunung Leuser dan Taman Nasional Bukit Barisan.

Dengan ketinggian puncak yang mencapai 3.805 meter di atas permukaan laut, tentu suhu udara di puncak Gunung Kerinci bisa menjadi sangat dingin. Saat musim kemarau, suhu di puncak bisa mencapai 5 derajat Celsius.

Walau Gunung Kerinci merupakan objek wisata yang menarik dan indah, di sekeliling gunung ini juga banyak ditemukan objek wisata yang tidak kalah menarik. Sebut saja Goa Kasah, Bukit Khayangan, Rawa Bento, Danau Gunung Tujuh, dan masih banyak lagi.