BREAKINGNEWS.CO.ID - Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, akan menggelar sidang perdana perkara pencemaran nama baik dalam vlog ujaran 'idiot' dengan tersangka musisi Ahmad Dhani Prasetyo atau Ahmad Dhani pada Kamis (7/2/2019) mendatang.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Richard Marpaung menuturkan hingga saat ini, pihaknya belum menerima surat keterangan dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, perihal dikabulkan atau tidaknya pemindahan penahanan Ahmad Dhani dari Lembaga Pemasyarakat (LP) Cipinang, Jakarta, ke Surabaya. "Belum ada informasi soal ini. Kalau pun ada, saya belum lihat suratnya," tutur Richard, Selasa (5/2/2019).

Richard menyampaikan, bisa saja Pengadilan Tinggi DKI Jakarta sudah mengeluarkan keputusan pada Senin (4/2) lalu. Akan tetapi, surat resmi belum sampai ke Kejaksaan. Maklumlah, Selasa (5/2) lalu merupakan hari libur Imlek. "Mungkin besok baru diterima suratnya, tapi misalnya tidak dipindah, opsi terjelek ya kami siap jemput dari Jakarta. Enggak ada masalah," ujar Richard tentang kasus yang menimpa Ahmad Dhani di Surabaya.

Jadwal Sidang

Seperti dikabarkan sebelumnya, tersangka kasus dugaan ujaran kebencian Ahmad Dhani Prasetyo dijadwalkan menjalani sidang perdananya di awal bulan Februari 2019 di Surabaya, Jawa Timur. Juru bicara Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Sigit Sutrisno menuturkan bahwa penetapan jadwal sidang Ahmad Dhani sudah keluar. "Sidangnya hari Kamis tanggal 7 Februari 2019 mendatang," Rabu (30/1) lalu.

Sigit mengatakan, pihaknya juga sudah menunjuk tiga hakim yang bakal memeriksa perkara tersebut nantinya. "Ketiga hakim tersebut yaitu, Hakim Anton, Rohmad dan Syafrudin," kata Sigit. Secara terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Adytomo mengatakan saat ini pihaknya sebagai jaksa penuntut sedang sibuk melakukan koordinasi dengan Kejari Jakarta Selatan, untuk melakukan pemindahan penahanan Ahmad Dhani ke Surabaya. "Pemindahan ini, untuk memudahkan jalannya persidangan di Surabaya. Ini sedang kita bahas sekarang, mengingat saat ini yang bersangkutan sedang menjalani masa tahanan di Lapas Cipinang, Jakarta Selatan," ujar Didik.