BREAKINGNEWS.CO.ID -   Pelatih Djamel Belmadi, sukses mengantarkan Aljazair keluar sebagai juara jawara Piala Afrika.  Edisi 2019.  Gelar kedua yang diraih diperoleh menundukkan Senegal dengan skor 1-0 pada partai final  di Mesir, Sabtu ((20/7/2019).

"Saya sangat gembira. Seluruh warga negara, masyarakat Aljazair telah menanti sekian lama untuk trofi kedua ini," katanya usai pertandingan.

Seperti ditulis laman Antaranews.com, Aljazair pertama kali menjuarai Piala Afrika pada 1990 saat menjadi tuan rumah juga dengan kemenangan skor 1-0 atas Nigeria. "Ini juara Piala Afrika pertama kami di luar kandang. Sungguh capaian yang luar biasa jika Anda mengetahui situasi kami sebelum ini," ujarnya menambahkan.

Belmadi ditunjuk sebagai pelatih Aljazair pada Agustus 2019 setelah delapan tahun menghabiskan karier kepelatihannya di Qatar dan mewarisi sekelompok pemain berbakat.

Ia menjadi pengganti mantan jawara Piala Afrika 1990 bersama Aljazair, Rabah Madjer, sekaligus jadi pelatih keenam setelah keberhasilan negara itu mencapai perempat final Piala Dunia 2014 diikuti rentetan hasil buruk. "Saya mengambil alih tim yang terseok-seok. Bisa melakukan apa yang kami capai dan berada di pucuk Afrika dalam 10 bulan adalah seusatu yang luar biasa," katanya.

"Saya sedikit lelah dan mungkin tak begitu bisa memperlihatkan emosi yang saya rasakan, namun itu akan kami dapati ketika waktu istirahat tiba," pungkas Belmadi.

Belmadi jadi pelatih ke-12 yang membawa negaranya sendiri menjuarai Piala Afrika dalam sejarah 32 edisi turnamen Benua Hitam itu digelar.

Sebuah gol cepat Baghdad Bounedjah yang dicetak pada menit kedua menjadi penentu juara Aljazair, tentunya disertai kemampuan menjaga keunggulan tersebut hingga 88 menit sisa waktu normal dan sembilan menit masa injury time.

Ismael Bennacer Pemain Terbaik

Sementara gelar pemain terbaik jatuh ke tangan Ismael Bennacer. Bennacer memang tak pernah mencetak gol untuk Aljazair di Mesir, namun ia mengirimkan tiga assist sepanjang turnamen, termasuk satu umpan yang ia kirimkan dan berujung gol penentu kemenangan Baghdad Bounedjah di final.

Pemain berusia 21 tahun itu selalu tampil dalam enam pertandingan yang dijalani Aljazair di Piala Afrika 2019 dan hanya satu kali bermain kurang dari 90 menit yakni di laga ketiga penyisihan Grup C melawan Tanzania ketika mereka sudah dipastikan lolos ke babak 16 besar kala itu.

Bennacer jadi pesepak bola Aljazair kedua yang meraih trofi Pemain Terbaik Piala Afrika setelah Rabah Madjer yang membantu negaranya menjadi juara pada edisi 1990 di tanah sendiri.