BREAKINGNEWS.CO.ID -  Tidak kurang dari Empat belas orang dari dua puluh satu anggota geng motor yang menikam korban Muhammad Anjay (23) hingga tewas di Jalan Arjuna Duri Kepa Kebon Jeruk Jakarta Barat, berhasil tertangkap Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.

Kasat Reskrim, AKBP Edi Suranta Sitepu, selain korban (Muhammad Anjay), dua rekan korban juga mengalami luka bacok yang cukup serius.

Dari empat belas pelaku yang ditangkap, lima diantaranya terpaksoa di tindak tegas, tembak di bagian kaki, lantaran berusaha kabur dan melakukan perlawanan.

“Enam orang diantaranya masih di bawah umur, sementara ada tujuah lainnya yang masih kita lakukan pengejaran” ujarnta.

Sementara itu di ketahui para pelaku ini merupakan gabungan dari lima geng motor yang diantaranya Geng motor Simprug, geng motor Enjoy Ciledug, geng Motor Angsana Kebon Jeruk, Geng motor Bulak Bekasi, dan geng motor pakembangan Palmerah. Semua itu tergabung dalam kelompok geng motor Jakarta Tangerang All Star.

Pelaku yang ditangkap antaranya MM (18), RS (21), FH (20), RH (22), SAA (19), APP (15), MIK (16), BDO (18), RR (16), AG (15), DM (15), RZZ (18), SP (20), TA (16). Ada tujuh pelaku yang masih dalam pengejaran petugas (DPO).

Diketahui sebelumnya, korban saat itu bersama dua orang rekannya sedang berputar-putar berboncengan mengendarai sepeda motor.

Kemudian tiba-tiba berpapasan dengan kelompok pelaku sebanyak sekira 21 orang dengan berboncengan mengendarai sepeda motornya dan membawa senjata tajam. “Para pelaku langsung turun dan menyerang korban sambil berkata 'Jangan macam-macam dengan Gangster Jakarta Tangerang’ “ ujar Edi.

Korban bersama dua rekannya langsung dibacok oleh para pelaku. Korban sempat dilarikan ke Klinik 24 jam hingga kemudian dirujuk ke RS Pelni, setelah di tangani medis, korban meninggal dunia.

Sedangkan dua rekan korban lainnya yang terluka dirujuk ke RS Tarakan.

Janjian Lewat Medsos

Edi menjelaskan, hasil pemeriksaan kepada para pelaku bahwa kelompok pelaku melakukan aksinya dengan janjian lewat sosial media dan status live sosial media.

Para kelompok geng motor tersebut sepakat bertemu di Palmerah dan melintas menuju lokasi yang mereka tentukan untuk melakukan aksi kejahatan (tawuran).

Barang bukti yang turut disita petugas antaranya dua buah Gosir gagang besi : 2 (dua) buah, satu buah Clurit gagang kayu, satu bilah Clurit tanpa gagang, samurai gagang besi kuning, Stik golf, satu unit Handphone, sepasang pakaian korban, dan satu Unit SPM Honda Beat Warna Putih plat nomor.

Saat ini, polisi masih mendalami motif dari para pelaku geng motor tersebut, sementara para pelaku yang berhasil tertangkap dijerat Pasal 170 Ayat (2) dan atau Pasal 358 ayat (2) KUHPidana.