BREAKINGNEWS.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah melakukan revitalisasi atau perbaikan terhadap jembatan penyeberangan orang (JPO) Bundaran Senayan, Gelora Bung Karno (GBK) dan Polda Metro Jaya. Awalnya ketiga JPP itu ditargetkan rampung pada akhir tahun 2018 lalu namun pada faktanya melebihi batas tersebut.

Meski begitu tidak perlu dikhawatirkan karena salah satu JPO dalam beberapa hari sudah mulai bisa digunakan masyarakat yakni JPO Bundaran Senayan. Pasalnya perbaikan pada JPO itu sudah bisa dalam tahap pembersihan material bangunan supaya aman digunakan masyarakat.

“Mudah-mudahab dalam beberapa hari kedepan sudah bisa digunakan oleh masyarakat,” ujar Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho melalui keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Untuk JPO yakni GBK sendiri ia menargetkan baru bisa digunakan masyarakat pada akhir Januari 2019 mengingat pengerjaan saat ini tengah melengkapi bagian listrik penerangan dan pemasangan atap.

Sementara JPO Polda Metro Jaya diakui bakal menghabiskan waktu lebih lama dari JPO GBK, hal itu disebabkan ada penambahan gelagar pada sisi barat serta perbaikan gelagar pada sisi timur. “JPO Polda membutuhkan waktu lebih dibanding 2 JPO lainnya. Diharapkan utk JPO Polda bisa rampung pada akhir Februari,” pungkasnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjelaskan, revitalisasi terhadap tiga JPO nantinya bukan saja memiliki fungsi sebagai penyeberangan melainkan ada fungsi estetika. Di mana pada rancangan tersebut designnya akan membuat suasana di jalan Sudirman menjadi jauh lebih baik.

“Jadi kalau dibilang urutannya, nomor satu adalah (bagi) pejalan kaki, nomor dua (bagi) pengguna sepeda, kemudian nomor tiga adalah (bagi) kendaraan yang mengangkut untuk kepentingan umum, baik itu transportasi umum massal, maupun kendaraan-kendaraan seperti ambulance, seperti petugas, baru kemudian kendaraan pribadi,” jelas dia