BREAKINGNEWS.CO.ID - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Tim Layanan Aktif BAZNAS (LAB) mendistribusikan bantuan untuk warga korban banjir di wilayah RT 01 RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, kecamatan Makassar, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2019).

Sejumlah  personel  turun langsung memberikan bantuan berupa bahan makanan siap saji yang didistribusikan melalui Pos  Layanan Banjir Baznas  yang didirikan di Cipinang Melayu.

Di lokasi ini, sebanyak 114 rumah, yang terdiri dari 67 KK, dengan jumlah penghuni sebanyak 300 jiwa harus mengungsi karena banjir telah merendam rumah mereka dengan ketinggian 2-3 meter.

Sementara itu warga yang sudah terevakuasi saat ini terkonsentrasi di bawah kolong jalan Tol Becakayu, sebagai tempat perlindungan sementara yang dianggap aman.

Saat ini Tim BAZNAS Tanggap Bencana terus memaksimalkan untuk membantu beberapa warga yang masih terjebak di rumahnya.Salah satunya adalah dengan mengevakuasi Bayi Maura yang masih berusia 40 hari. Bayi Maur di selamat kan tim BAZNAS Tanggap Bencana lewat perahu karpet, setelah bertahan 6 jam di dalam rumah yang terendam air 1,5 meter.

Selain bantuan pendistribusian makanan,  bantuan kesehatan melalui Rumah Sehat BAZNAS (RSB)  juga diturunkan guna melayani pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat-obatan bagi warga korban banjir. Pasalnya dalam kondisi saat ini, warga korban banjir sangat rentan terkena penyakit.

 

Tim dari relawan Baznas saat ini juga berupaya maksimal dalam proses memberikan tambahan bantuan pendistribusian berupa makanan, dapur air, dan selimut. Kondisi beberapa akses menuju lokasi yang tertutup banjir, membuat pengiriman bantuan sedikit terhambat.

Berdasarkan laporan tim di lapangan, sampai sore ini, belum terlalu banyak bantuan yang masuk, dan pengungsi masih sangat membutuhkan kiriman bantuan makanan dan tempat mengungsi sementara yang lebih layak.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Irfan Syauqi Beik mengatakan, untuk mengoptimalkan bantuan kepada masyarakat Jabodetabek yang terdampak banjir, Baznas mendirikan posko bantuan untuk menjangkau berbagai lokasi yang terdampak banjir.  "Banyaknya lokasi pemukiman warga yang terkena banjir menyebabkan kebutuhan logistik dan posko pengungsian juga tinggi. Baznas mendirikan Pos komando untuk membantu para korban banjir di berbagai titik lokasi," katanya.