BREAKINGNEWS.CO.ID - Timnas basket putri Chinese Taipei berhasil meraih kemenangan pada laga perdananya di Grup X Asian Games 2018. Mereka berhasil menghajar Kazakhstan dengan skor telak 72-42 di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, (15/8/2018).

Bintang utama dari kemenangan Chinese Taipei yakni Taipei Szuchin Peng. Pemain yang berposisi sebagai guard itu mengemas 16 poin. Disusul kapten tim Pingjen Huang yang mencetak 14 poin.

Sejatinya, Kazakhstan lebih dulu mengukir poin dalam pertandingan itu. Adalah Kurazova yang berhasil melakukan three point. Setelah itu, Taipei segera membalas lewat tembakan tiga angka Peng. Sejak itu Taipei lebih banyak mengendalikan permainan dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 16-6 atas Kazakhstan.

Pada quarter kedua, Kazakhstan harus kehilangan Rufina Gavrilyuk yang tergeletak di lapangan akibat beradu fisik dengan pemain lawan. Alhasil, Taipei semakin menjadi dan 20 poin tambahan dan menyudahi paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 36-18 atas Kazakhstan.

Pada quarter ketiga, Taipei semakin tak terkejar. Kazakhstan yang tak kunjung membaik membuat mereka hanya mencetak 11 poin tambahan dan kian tertinggal 29-55 dari Taipei kala periode 10 menit ketiga berakhir. Pada quarter pamungkas, Taipei mengemas 17 poin lagi untuk memastikan kemenangan 72-42 atas Kazakhstan.

Timnas Putri Indonesia vs Tim Gabungan Korea Selatan dan Korea Utara

Perjalanan tuan rumah Indonesia pada cabang olahraga basket putri baru akan dimulai malam ini. Dyah Lestari dan kawan-kawan akan berhadapan dengan tim gabungan Korea Selatan dan Korea Utara. Pertandingan akan digelar pukul 18.30 WIB.

Di atas kertas, Korea bakal menjadi lawan yang sulit bagi Indonesia. Korea Selatan menjadi juara bertahan putri di Asian Games. Setelah menghadapi Korea, Timnas basket putri akan menghadapi Kazakahstan. Pertandingan itu digelar Minggu (19/8). Di laga ketiga, Indonesia akan melawan Taiwan, dan ditutup menghadapi India di laga terakhir babak grup. Sementara itu, persaingan Grup B basket putri diikuti oleh China, thailand, Hong Kong, Jepang, dan Mongolia.