BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan (Faskes) dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pemetaan terhadap 30% anak di Indonesia yang belum tersentuh layanan BPJS Kesehatan.
 
Hal tersebut dikatakan Bambang menyikapi Data Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang menyebutkan bahwa masih terdapat 87 juta anak atau sekitar 30% anak di Indonesia yang belum mendapatkan layanan BPJS Kesehatan. 
 
Bambang pun mendorong Kemenkes dan BPJS Kesehatan meningkatkan upaya-upaya perlindungan sosial bagi anak dengan memastikan seluruh anak di Indonesia mendapatkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) seperti pelayanan BPJS Kesehatan kepada setiap anak di Indonesia. 
 
Bambang menambahkan, pihaknya mendorong Kemenkes bersama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan sosialisasi mengenai cara pendaftaran BPJS Kesehatan bagi anak-anak kepada masyarakat. 
 
"Agar seluruh anak-anak Indonesia mendapatkan layanan tersebut dan target BPJS Kesehatan dapat tercapai tepat sasaran," ujar Bambang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/12/2018). 
 
Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN Bappenas Pungky Sumadi sebelumnya mengakui masih banyak anak-anak Indonesia yang perlu mendapat perlindungan dan kesejahteraan. Saat ini ada sekitar 87 juta anak yang menjadi perhatian dan sekitar 30 persennya belum tersentuh BPJS.
 
“Pemerintah menyadari sepenuhnya bahwa perlindungan anak dan kesejahteraan sangat bersinggungan, dan berkomitmen untuk memprioritaskannya dalam sasaran pembangunan nasional,” ujarnya di sela-sela Konferensi Internasional Viable and Operable Ideas for Child Equality (VOICE) 2018 dengan tema “Finding Scientific Answer to the 21st Century Challenges for Families, Communities, and Public Policy”, Rabu (12/12) di Nusa Dua, Bali.
 
Menurut Pungky, pemerintah telah mengupayakan perlindungan sosial bagi anak berupa jaminan sosial seperti BPJS Kesehatan. Bappenas ingin memastikan anak-anak Indonesia yang 87 juta saat ini masuk JKN. Bantuan sosial juga diberikan berupa program-program yang berkaitan seperti beras sejahtera untuk keluarga tak mampu.