BREAKINGNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melayangkan permintaan penambahan jaksa dengan mengirimkan surat ke Kejaksaan Agung RI. Kekurangan jaksa ini membuat KPK kewalahan dalam menanggulangi masalah korupsi yang masih massif terjadi diberbagai daerah di Indonesia.

“Kami memang kekurangan jaksa saat ini. Namun kami juga sudah bersurat ke Jaksa Agung untuk meminta penambahannya, ya mudah-mudahan cepat dipenuhi dalam waktu dekat ini,” kata Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif di Gedung KPK, Selasa (26/2/2019).

Ditambahkan Laode bahwa KPK saat ini membutuhkan penambahaan 100 jaksa lagi, namun dirinya berharap Jaksa Agung dapat memberikan penambahan sekitar 150 jaksa kepada KPK. Pasal kasus korupsi yang saat ini ditanggulangi oleh KPK banyak yang mandek.

“Kami kekurangan 100 jaksa saat ini. namun kalau bisa 150 lah jaksanya. Soalnya mereka ini bukan hanya sidang di Jakarta saja, namun disemua Pengadilan Tipikor. Sekarang ini banyak kasus yang madek, tidak bisa dilimpahkan ke pengadilan karena kami kekurangan jaksa. Jadi memang susah. Tapi insyah Allah kami bisa mendapatkan jaksa,” ungkap Laode.

Sebelumnya, pada September 2018, Ketua KPK Agus Rahardjo pernah menyampaikan hal senada. Ia menyinggung target kinerja KPK di tahun 2019 yang harus menangani 200 perkara. Saat itu, Agus juga menekankan pentingnya efisiensi jumlah anggota di setiap satuan tugas penyidikan untuk memenuhi target penanganan 200 kasus per tahun tersebut.

"Ada bottleneck di penuntutan. Sampai hari ini kami belum menerima tambahan jaksa yang diharapkan. Mestinya hari hari ini sudah dikirimkan, mudah-mudahan sebentar lagi. Kalau ada tambahan itu, pasti kerjaan penyidikan juga semakin banyak," ujar Agus.